EVOS Divine Kena Sanksi di FFWS SEA 2026 Spring, Total Hadiah Dikurangi!
EVOS Divine kena sanksi di FFWS SEA 2026 Spring. Simak informasi selengkapnya di sini.
Free Fire | 21 May
Oleh DG Writer
Pertarungan di kompetisi FFWS SEA 2026 Spring memang belum berakhir. Babak Knockout Stage baru saja selesai digelar pada Minggu, 17 Mei 2026 di mana total 6 tim terakhir berhasil merebut tiket mereka ke Grand Final yang akan digelar di Ho Chi Minh City, 30-31 Mei 2026 mendatang. Pertarungan di babak Knockout Phase 2 FFWS SEA 2026 Spring bisa dikatakan cukup seru dan mendebarkan. Aksi yang tiada henti diperlihatkan oleh para tim, membuktikan kesungguhan dan komitmen mereka untuk “Unleash The Fire”.
Pada akhirnya, dari babak Knockout Phase 2 FFWS SEA 2026 Spring, Indonesia hanya mengirimkan 3 tim perwakilan. Di Knockout Phase 1, ada Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu yang berhasil lolos ke Grand Final. Dan terakhir, EVOS Divine menyusul dari Knockout Phase 2 sementara ONIC, gagal melangkah ke Grand Final namun masih bertahan untuk FFWS SEA musim Fall berikutnya dan Shadow Esports sebagai tim juara FFNS 2026 Spring dengan berat hati harus tersingkir dan terdegradasi ke kompetisi tingkat Nasional.
Imbas Eksploitasi Bug, EVOS Divine Kena Sanksi di FFWS SEA 2026 Spring
Meski EVOS Divine berhasil melangkah ke Grand Final sebagai tim terakhir yang mewakili Indonesia di Grand Final FFWS SEA 2026 Spring, sayangnya ada kabar buruk yang menimpa Rasyah dan kawan-kawan setelah babak Knockout Phase berakhir. Garena, secara kolektif telah menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh EVOS Divine terkait eksploitasi bug. Hal ini ditemukan ketika pertarungan di Knockout Phase 2, Day 3, Minggu, 17 Mei 2026 di map Purgatory (Game 1) EVOS terbukti melakukan eksploitasi Bug.
Oleh karena itu, Garena merilis pernyataan resmi mengenai hal ini ke publik dan sebagai sanksi administratif, total hadiah yang didapatkan oleh EVOS Divine dinyatakan akan dikurangi sebesar 25% nantinya. “Dalam game 1 di Purgatory, hari ke 3 minggu keempat babak Knockout, EVOS Divine ditemukan telah mengeksploitasi bug dalam game yang melibatkan penempatan gloo wall melalui tembok tanpa garis pandang langsung. Tindakan ini berujung pada tim menghidupkan kembali seorang pemain dengan aman yang seharusnya tidak mungkin dilakukan,”
“Setelah dilakukan peninjauan oleh administrasi turnamen dan sesuai dengan buku peraturan resmi turnamen, tindakan ini dinyatakan sebagai pelanggaran terhadap integritas kompetisi dan peraturan fair-play. Oleh karena itu, hukuman berikut akan diberikan kepada EVOS Divine: Potongan 25% dari total hadiah kemenangan tim. Administrasi turnamen ingin mengingatkan semua tim dan peserta bahwa eksploitasi bug atau mekanisme game yang tertulis di dalam rule book sangat dilarang. Pengumuman ini dibuat untuk menginformasikan kepada seluruh tim, peserta dan penonton,” tulis Garena.
Pemberian sanksi ini memang dinilai cukup berat dan menuai pro kontra dari komunitas Free Fire Indonesia. Kendati demikian, peraturan tetap menjadi peraturan dan harus diikuti dan dipatuhi oleh seluruh tim peserta. Sebagai informasi, pihak EVOS belum memberikan tanggapan apa pun terkait sanksi yang diberikan oleh Garena Free Fire Esports. Tetap dukung perjalanan EVOS di FFWS SEA 2026 Spring ya, Survivors. Berikan dukungan terbaik kamu di babak Point Rush dan Grand Final pada 30-31 Mei 2026 mendatang.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.
Komentar ( 0 )
Please login to write a document.