Dunia Games

Bertarung Bersama Para Cewek Moe di Destiny Child

Mantan Art Director Blade & Soul dan Magna Carta kembangkan game mobile cantik Destiny Child

 

Destiny Child merupakan salah satu game mobile yang dikembangkan oleh NextFloor dan ShiftUp. Ber-genre RPG, game tersebut mirip dengan pertarungan di game-game dungeon crawler pada umumnya. Pemain akan berada pada sudut pandang orang pertama. Jadi pemain bisa membawa beberapa karakter sekaligus untuk bertarung melawan petarung lain yang berada di suatu area tertentu yang dipilih pemain.

 

 

Ini merupakan proyek game pertama dari Hyung Tae Kim, mantan Art Director dari game Blade & Soul dan juga Magna Carta. Jadi jika kamu penggemar dua game tersebut, pasti tak asing dengan gaya gambar game mobile yang satu ini. Tak hanya menangani gambar saja, Hyung Tae Kim juga menjadi sutradara penuh dari Destiny Child.

 

 

Untuk latar belakang ceritanya sendiri, Destiny Child mengambil sebuah dunia petarung yang semuanya adalah seorang perempuan. Semua petarung itu akhirnya mengikuti sebuah turnamen seleksi yang dijuluki “Demon King,” sebuah turnamen yang melibatkan pertarungan dengan petarung lain dengan bantuan para summon.

Pertarungan mengambil sudut pandang orang pertama, jadi hanya terlihat musuhnya saja. Namun setiap karaktermu menyerang, mereka akan menampakan diri sambil mengeluarkan animasi serangan mereka. Bagi tim yang semua petarungnya kalah, maka mereka dinyatakan kalah. Untuk gambarnya sendiri, game ini menggunakan sistem unik dimana menggerakan gambar 2D agar terlihat seperti render 3D!

 

 

Baca Juga

>> Samurai, Ksatria, dan Viking Beradu Pedang di Trailer Baru For Honor!

 

Untuk theme song dari Destiny Child ini sendiri berjudul Plastic City. Lagu ini dinyanyikan oleh Shihoko Hirata, jika kamu suka gaya theme song di Persona 4 dan Persona 5, maka kamu akan jatuh cinta dengan theme song yang berjudul Plastic City ini, karena gaya musiknya sama dan dinyanyikan oleh orang yang sama. Sedangkan untuk komposisi musiknya sendiri dikerjakan oleh ESTi dari grup musik khusus video game yang terkenal bernama soundTeMP.

 

 

 

Sebenarnya game ini sendiri akan melakukan CBT pada bulan Maret 2016 lalu. Namun karena banyak hal yang masih belum terselesaikan, akhirnya pihak pengembang mengundurkan jadwal CBT-nya pada akhir bulan Agustus 2016 lalu. Dilihat dari CBT Destiny Child ini sendiri, game ini mendapatkan beberapa perubahan dan peningkatan performanya. Semoga saja game ini cepat dirilis secara global yah. Hehe..

 

Sumber: http://mmoculture.com/2016/08/destiny-child-closed-beta-trailer-revealed-for-new-stylish-mobile-game/

 

Voucher Games

Free Fire
Mulai dari harga
Rp 2.500
Arena of Valor
Mulai dari harga
Rp 2.500
Mobile Legends
Mulai dari harga
Rp 1.500
ShellFire
Mulai dari harga
Rp 3.000
PUBG
Mulai dari harga
Rp 0

Komentar () Jadi yang pertama memberikan komentar!

Balasan untuk: {{ replied_comment.user.name }} {{ replied_comment.updatedAtForHumans }} Hapus

Silakan Login untuk menulis komentar

{{ r.user.name }} {{ r.updatedAtForHumans }}

{{ re.user.name }} {{ re.updatedAtForHumans }}