Dunia Games

Waduh! Karena Ulah Oknum, Jadwal Penayangan Film-film Anime di Indonesia Makin Terancam!

Jadwal tayang anime Indonesia kacau; Fate/Stay Night, Eureka Seven sampai film lain yang belum diumumkan diundur total! Bagaimana nih, kaum wibu?

Beberapa hari belakangan ini kaum pencinta anime Indonesia sedang menghadap permasalahan genting, di mana film-film anime yang sudah direncanakan tayang di Tanah Air terancam dibatalkan lantaran seorang warganet ketahuan melakukan aksi perekaman dan membocorkan adegan film No Game No Life: Zero ke media sosial.

Tidak hanya membuat nama para 'wibu' dan/atau penggemar anime Indonesia menjadi jelek serta merugikan fans lain, pihak bioskop CGV Cinema yang telah menayangkan anime No Game No Life: Zero sejak 25 Oktober kemarin merasa kecewa sekaligus geram. Lewat laman Facebook CGV Cinema mengumumkan bahwa mereka resmi menunda kepastian tayang film-film anime lain ke waktu yang belum ditentukan karena kejadian tersebut!

 

Tidak ketinggalan pihak distributor dan pemegang lisensi beberapa judul anime untuk wilayah Asia Tenggara ODEX ikut mem-posting ulang pernyataan CGV Cinema melalui laman Facebook-nya,

"ODEX dan CGV cinema menanggapi insiden ini dengan sangat serius dan saat ini kami menahan penayangan seluruh film anime yang sudah terjadwal tayang di Indonesia selagi membahas masalah ini secara internal untuk menentukan langkah selanjutnya.
Judul yang terpengaruh termasuk semua film anime ODEX & film 2018 yang belum diumumkan:

  • Fate/Kaleid Liner Prisma Illya 
  • Fate/Stay Night Heaven's Feel
  • Nanoha Reflections
  • Eureka Seven Hi Evolution 
  • etc."

Dari pernyataan di atas maka terlihat jelas kalau bukan hanya anime-anime yang sudah direncanakan akan segera tayang saja yang ditunda peluncurannya -- tapi juga judul lain yang belum akan rilis! Waduh!

Pastinya ini menjadi pukulan berat bagi para fans anime Indonesia, karena kesempatan mereka bisa menikmati anime favorit seperti Nanoha, Eureka Seven, Fate/Stay Night, dan beragam judul lain di layar lebar tidak hanya semakin mengecil; tapi juga terancam batal total...

 

Tindakan 'sesederhana' merekam film dari bioskop merupakan tindakan pidana dengan hukuman berat loh, gaes! Berdasarkan UU No 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, tindakan 'penggunaan tidak sah' dari suatu objek yang sudah dilindungi hak ciptanya dapat dihukum penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau pidana denda paling banyak sebesar empat miliar rupiah!

Mengutip Direktur Kriminal Khusus, Polda Metro Jaya, M. Fadil Imran dari Tribunnews, penggunaan tidak sah hasil kekayaan intelektual berupa menyalin dan distribusi materi berhak cipta, seperti rekaman musik, perangkat lunak komputer dan film didefinisikan sebagai kejahatan yang diatur dan disanksi berdasarkan hukum pidana.

"Pada hak milik properti dikategorikan dalam berbagai hak yang khas, seperti hak cipta, merek dagang, paten, desain industri, serta rahasia dagang. Pada hak kekayaan intelektual memberikan sang pemilik melakukan pengendalian secara eksklusif atas penggunaan ide-ide dan ekspresinya," ungkap Imran, dalam acara Sosialisasi UU No 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta di Jakarta, Oktober 2016 lalu.

Di Singapura sendiri ODEX sudah dikenal amat tegas dalam menghadapi pembajakan. Pada tahun 2007-2008 silam perusahaan yang berdiri sejak tahun 1987 tersebut mengambil tindakan hukum terhadap semua orang yang mengunduh anime melalui saluran BitTorrent; melacak alamat IP mereka tanpa izin, meminta penyedia internet untuk memberikan data pribadi para tersangka, kemudian menuntut pembayaran ganti rugi.

Akan tetapi komunitas penggemar anime Singapura menganggap tindakan ODEX (yang sudah dianggap kontroversial dan kejam) melewati batas ketika mereka ketahuan mengancam anak berusia sembilan tahun. Setelahnya ODEX berhenti menuntut ganti rugi, hanya mengirimkan surat permintaan pemberhentian aktivitas ilegal dan dilanjutkan oleh studio-studio anime terkait.

Sebelum insiden No Game No Life: Zero di Indonesia ini, Malaysia dan Singapura sempat mendapat teguran serupa; mengatakan akan di-blacklist ketika ketahuan membocorkan adegan sepanjang 10 sampai delapan menit dari film Sword Art Online: Ordinal Scale yang ditayangkan di acara fan screening 18 Februari 2017 silam.

Semoga tidak terulang lagi ya, dan kita semua bisa kembali menikmati anime Indonesia di bioskop-bioskop kesayangan!


Sumber: Facebook.com/CGV.ID / Facebook.com/ODEXanime

FANPAGE FACEBOOK: Duniagames
INSTAGRAM: duniagames.co.id
LINE@: @duniagames