Dunia Games

Lima Hal Lucu dan Menarik yang Terjadi di Novel Naruto Shinden, Bakal Dibahas di Anime Boruto?

Anime Boruto bakal mengadaptasi novel Naruto Shinden: Oyako no Hi atau Hari Keluarga, dan ini 5 hal menarik yang terdapat di dalam novelnya!

Pada 10 Februari 2019 nanti anime Boruto akan mengadaptasi cerita novel Naruto Shinden: Oyako no Hi atau Hari Keluarga. Sesuai judulnya yang ringan, sepanjang tiga minggu kita akan mengikuti kegiatan liburan para ninja beserta keluarga mereka.

Nah sambil menunggu penayangan episode-episode tersebut dan sebelum masuk ke ceritanya, kita bisa mengintip beberapa poin menarik dari isi novel yang telah beredar di internet. Ada hal menarik apa saja di dalam novel itu?

5. Ternyata Ide 'Hari Keluarga' Bukan dari Naruto

Masashi Kishimoto/Mikio Ikemoto/Ukyo Kodachi/Shueisha/Studio Pierrot

Ya, meski di spoiler Boruto Episode 93 lalu kami menulis kalau Naruto menyelenggarakan hari raya Hari Keluarga di Konoha; namun idenya tidak berasal dari sang Hokage Ketujuh sendiri.

Berdasarkan bagian awal atau prolog novel Naruto Shinden: Hari Keluarga, ide hari raya baru itu datang dari permintaan rekan-rekan Naruto dan Shikamaru di daerah 'kota baru' Konohagakure. Mereka mengirim sebuah dokumen ke Kantor Hokage dan meminta Naruto untuk memberi nama sebuah perayaan desa yang mengajak para penduduk Konoha menikmati hari libur bersama keluarga masing-masing.

4. Desa Konohagakure Kini 'Terbagi 2'

Masashi Kishimoto/Mikio Ikemoto/Ukyo Kodachi/Shueisha/Studio Pierrot

Apa yang dimaksud 'kota baru'? Ternyata itu adalah sebutan untuk bagian baru Konohagakure yang dibangun setelah desa mereka dihancurkan Pain dan Perang Dunia Shinobi Keempat berakhir. Kalau kamu perhatikan di anime Boruto, ada gedung-gedung tinggi di belakang Patung Wajah Hokage, bukan? Nah itulah wilayah Kota Baru Konohagakure. 

Para tetua desa sempat mengecam pembangunan gedung-gedung tinggi penuh layar TV yang membayangi Patung Hokage, mengatakan, "Bangunan yang merendahkan Patung Hokage itu sudah keterlaluan!"

Tapi bagaimana pun juga kemajuan teknologi membantu perkembangan desa maupun hubungan antardesa dan Naruto juga menganggap tidak ada perbedaan antara 'kota baru' maupun bagian lama Konoha -- karena semua warga desa adalah keluarganya juga.

3. Hiashi yang Terlalu Sayang Sama Cucunya

Masashi Kishimoto/Mikio Ikemoto/Ukyo Kodachi/Shueisha/Studio Pierrot

Di akhir tiap bab novel Naruto Shinden: Hari Keluarga, terdapat selingan pendek yang menceritakan kegiatan Shino Aburame selama hari libur tersebut. Di selingan bab dua yang berjudul Gemaki! dia bertemu dengan Hiashi Hyuga, ayah Hinata dan Hanabi.

Shino terkejut ketika melihat Hiashi berada di sebuah warung permen kecil karena menduga anggota Klan Hyuga merupakan orang-orang terhormat yang tidak pernah datang sendirian ke tempat sederhana seperti itu. Lalu Hiashi menyapa dan mengatakan kalau dia membeli sejumlah bungkus permainan kartu Geki: Shinobi Emaki untuk Boruto.

Memakai Byakugan-nya, Hiashi memeriksa semua isi bungkus kartu dan hanya memilih yang berisi kartu-kartu langka demi sang cucu. Melihat tingkah konyol tersebut Shino merasa sangat kecewa. ita juga sudah pernah melihat 'ekspresi rasa sayang' Hiashi sebelumnya, tapi kali ini kayaknya cukup berlebihan, ya?

Lanjut ke halaman dua.

Baca Juga >> Lima Alasan Kenapa Kakek Onoki Harus Tewas di Akhir Arc Pencarian Mitsuki! Setuju?