Dunia Games

Lore Dota 2: Squee Spleen dan Spoon, Geng Bikin Onar Hobi Buat Ledakan

Selain menjadi menyebalkan dalam permainan karena ranjaunya, ternyata latar belakang dari Techies gak kalah menyebalkan!

 

Lore Dota 2 kali ini akan membahas satu Hero Dota 2 yang mungkin kadang kamu bingung, kenapa Hero ini bisa ada di dunia Dota 2. Bahkan dalam permainan pun, kadang tidak jelas peruntukannya untuk bermain seperti apa si Hero ini. Ya, dialah Techies sang tukang pasang ranjau dan pemasang ledakan. Bahkan dia memiliki kemampuan untuk melakukan ledakan bunuh diri sebelum update Dota 7.00.

Buat kamu yang mungkin belum mengenal lebih dalam, Techies itu merupakan salah satu Hero yang mengandalkan status Inteligence. Techies juga ternyata terdiri dari tiga kurcaci berbentuk Troll-yang-mirip-ras-Tusk yang bernamakan Squee, Spleen, dan Spoon. Ketiganya menjadi satu kesatuan yang disebut Techies Demolitions.

 

 

Techies Demolition ini adalah suatu bisnis yang dijalankan mereka bertiga, yang tujuannya bukan bisnis - tapi meneliti soal bahan dan produk ledakan. Mereka sangat terobsesi dalam membuat ledakan dan membuat inovasi agar dapat membuat ledakan yang lebih canggih, lebih mutakhir, dan tentunya lebih dashyat.

Dalam sejarah mereka, Techies Demolition ini sudah "sukses" membuat dua tempat menjadi kenangan - Toterin Town dan Trapper Town Settlement. Toterin Town tinggal kenangan karena Remote Mines mereka, sedangkan Trapper Town Settlement hancur karena Static Trap ciptaan mereka. Mereka pun melakukan inovasi baru - menciptakan ledakan yang dapat diledakkan dari jarak jauh.

Tujuan itu pun mereka laksanakan di tempat baru yang menjadi markas baru mereka, Dredger's Blight City - sekaligus menjadi tempat percobaan mereka. Mereka mengembangkan teknologi peledak yang bisa dikendalikan dari jarak jauh - Remote Mines. Cukup dengan satu tombol, mereka bisa meledakkan peledak yang terpasang detektor dari tombol tersebut - dimanapun tombol tersebut berada.

 

 

Ingin mencoba Remote Mines, mereka pun memasang peledak tersebut di sekitar kota tempat laboratorium mereka berada. Pemasangan selesai, Spleen pun antusias untuk langsung mencobanya. Dengan semangat, dia langsung menekan tombol dari Remote Mines - yang ternyata tidak menimbulkan apa-apa. Kebingungan, Spleen pun berdiri dan melompat sembari terus-menerus menekan tombol Remote MInes.

Hingga akhirnya, satu ledakan dashyat timbul dengan suara yang sangat besar. Saking dashyatnya, ketiga anggota Techies Demolition terpental jauh dari posisi mereka. Dredger's Blight City berubah menjadi satu lubang besar, dimana semua bangunan didalamnya ambruk dan penduduk yang panik berusaha menyelamatkan diri.

Squee, Spleen, dan Spoon berkumpul, terduduk melihat kota tempat laboratorium mereka pernah berada. Mereka justru menunjukkan kebahagiaan - tertawa cekikikan melihat pemandangan tersebut. Mereka pun berpikir satu tujuan yang sama meskipun melihat kehancuran dari rumah mereka - Apakah mereka bisa menciptakan ledakan yang lebih besar lagi?

 

Baca Juga:

>> Lore Dota 2: Terrorblade, Iblis Terjahat di Jagad Dota 2

 

FANPAGE: facebook.com/duniagames
INSTAGRAM: instagram.com/duniagames.co.id
LINE@: @duniagames

 

Voucher Games

Free Fire
Mulai dari harga
Rp 2.500
PUBG
Mulai dari harga
Rp 0
Arena of Valor
Mulai dari harga
Rp 2.500
Mobile Legends
Mulai dari harga
Rp 1.500
ShellFire
Mulai dari harga
Rp 3.000

Komentar () Jadi yang pertama memberikan komentar!

Balasan untuk: {{ replied_comment.user.name }} {{ replied_comment.updatedAtForHumans }} Hapus

Silakan Login untuk menulis komentar

{{ r.user.name }} {{ r.updatedAtForHumans }}

{{ re.user.name }} {{ re.updatedAtForHumans }}