PC Games

Sengit! Liquid Kalahkan Virtus Pro, Anti-Mage Masih Jadi Hero Favorit di Situasi Genting!

Pertemuan dua raksasa dari Benua Eropa ini berlangsung seru dengan total durasi permainan hingga 3 jam!

Sumber gambar utama: twitch.tv

Baik Liquid dan Empire, kedua tim ini menjadi satu-satunya harapan dari barat yang bisa mematahkan dominasi tim Cina di TI 2017. Sedih memang melihat mereka harus berebut tempat semi final melalui jalur lower bracket. Tetapi itu semua sudah jadi resiko menyusul kekalahan mereka di upper bracket oleh tim-tim Cina.

Pada game pertama kedua tim langsung bermain agresif dengan memilih hero-hero cepat seperti Lycan, Venomancer, Death Prophet, dan Bloodseeker. Baik Liquid maupun Empire saling balas serangan sehingga networth selalu berada di posisi seimbang. Keadaan berubah ketika game berjalan lewat satu jam. Kedua tim fokus pada farming dan bermain lebih defensif. Kondisi ini dimanfaatkan oleh GH yang memakai KotL. Ia menjadi sangat kaya hingga memiliki 6 item core! VP akhirnya kewalahan dan harus menyerah setelah game berjalan 1 jam 42 menit.

Game kedua, Virtus Pro terlihat bermain lebih lepas. Pemilihan hero core Viper dan Necrophos menjadi suatu hal yang agak langka karena jarang kita lihat pada tim-tim pro lainnya. Tetapi justru dengan kombinasi ini VP sanggup mengacak-acak pola permainan Liquid. Dengan bantuan support dari Dazzle, sangat susah sekali untuk membunuh Viper dan Necro meski Liquid sudah memakai kombo Faceless Void dan Invoker. Skor 1-1

Di game penentuan, Virtus Pro langsung mengamankan dua hero sejoli yaitu Ancient Apparition dan Faceless Void. Ya, kombo Chronosphere dan Ice Blast memang sangat mematikan jika dieksekusi dengan benar. Tak mau bermain-main dengan resiko yang ada, Liquid pun akhirnya mempercayakan Anti-Mage pada Miracle saat pemilihan hero terakhir. Kita semua tentu tahu betapa bahayanya Anti-Mage ketika sudah benar-benar jadi. Terlebih jika dimainkan oleh seseorang yang sangat ahli seperti Miracle.