Dunia Games

Ninja Tipe Sensor, Para Shinobi yang Mampu Mendeteksi Lokasi Hanya dari Energi Diri!

Ninja sensor adalah para ninja yang mampu mendeteksi keberadaan lawan -- kemampuan penting untuk menguasai medan pertempuran!

Di dunia Naruto terdapat istilah khusus bagi ninja yang mampu membaca kehadiran orang lain melalui chakra, mereka disebut sebagai ninja tipe sensor atau kanchi taipu dalam bahasa Jepang. Para ninja tipe sensor ini mampu membaca chakra layaknya melihat sumber panas menggunakan kacamata infamerah; di mana suatu makhluk hidup yang masih 'aktif' dan memproduksi chakra akan memancarkan aura chakra berwarna biru muda dengan latar abu-abu.

Masashi Kishimoto/Shueisha/Studio Pierrot

Seorang ninja sensor yang sudah mahir mampu mendeteksi lokasi seseorang dari jarak yang jauh, membedakan 1 orang dengan orang lain dari membaca chakra mereka yang berbeda, menganalisis garis keturunan seseorang dari chakra keluarga yang serupa, mengetahui seseorang berkata bohong atau jujur melalui fluktuasi jumlah chakra, serta membaca perubahan sifat orang lain dari warna chakra mereka.

Untuk bisa membaca chakra orang lain, seorang ninja pertama harus mengalirkan chakra mereka ke dalam 'mode sensor'. Sehingga jika jika konsentrasi mereka buyar atau chakra tidak mencukupi untuk mengisi mode sensor, maka mereka tidak akan bisa mendeteksi lawan.

Kiri: Kumo Sokei; Kanan: Sensa Kaibyo

Selain sekedar menyalurkan chakra ke mode sensor dan penglihatan, terdapat beberapa metode berbeda untuk melancarkan teknik sensor ini, di antaranya adalah:

  • Tipe kontak/sentuhan - memanfaatkan objek lain yang dialiri chakra. Ketika orang lain menyentuh objek tersebut, maka lokasi mereka akan segera diketahui:
    • Sensa Kaibyo, Gaara menyebar pasir di darat dan udara. Meski tidak terlihat sekalipun, Gaara akan langsung mengetahui lokasi mereka yang menyentuh pasir tersebut .
    • Kumo Sokei, Kidomaru menyebar jaring laba-laba yang sangat tipis tapi lebih kuat dari benang baja di seluruh area. Saking sensitifnya, perubahan kecepatan angin pun bisa terasa.
    • Ukojizai no Jutsu, Pain menciptakan hujan memakai chakra di Amegakure. Saat ada orang yang memiliki chakra asing memasuki desa, maka Pain akan langsung menyadarinya. Namun teknik ini tidak bisa menemukan lokasi tepat mereka.
    • Menyentuh tanah, dilakukan oleh Tobirama dan Minato mereka bisa mendeteksi jumlah dan kehadiran lawan di area sekitar.
  • Memakai Senjutsu dan chakra alam.
  • Membaca emosi negatif seseorang - kemampuan Siluman Ekor 9 dan Jinchuuriki-nya.

Dan menurut Karin, tiap desa memiliki ninja sensor spesialisasinya masing-masing, seperti contoh Desa Konohagakure memiliki Klan Inuzuka dan pengguna anjing ninja lain yang memanfaatkan indera penciuman mereka atau Klan Yamanaka yang mampu memindahkan kemampuan sensor ke orang lain yang dirasukinya.

Kiri: Mushi Jamingu no Jutsu; Kanan: Mujin Seisai

Dengan adanya teknik sensor, dikembangkan pula teknik-teknik khusus yang diciptakan untuk menghalangi sensor dan menyembunyikan diri dari deteksi seseorang. Beberapa yang diketahui adalah:

  • Mushi Jamingu no Jutsu, teknik Klan Aburame di mana mereka menyebar banyak serangga kikaichu yang memiliki chakra serupa dengan pemiliknya sehingga mengaburkan lokasi asli mereka.
  • Mugen: Kijo no Rokaku, jutsu kombinasi Mizukage Ke-2 dan hewan Kuchiyose-nya. Membuat ilusi tubuh dan wujud melalui uap yang diciptakan sang kerang Kuchiyose.
  • Mujin Seisai, Tsuchikage Ke-2 memanfaatkan uap air untuk membengkokan cahaya sehingga wujud dan chakra dirinya akan menghilang dari pandangan.

Itu dia salah satu profesi atau spesialisasi yang bisa ditekuni seorang ninja selain menjadi ninja medis atau Tokubetsu Jonin di bidang lain. Keren juga kan kemampuan seorang ninja tipe sensor? 

FANPAGE FACEBOOK: Duniagames
INSTAGRAM: duniagames.co.id
LINE@: @duniagames

Voucher Games

Free Fire
Mulai dari harga
Rp 2.500
PUBG
Mulai dari harga
Rp 0
Arena of Valor
Mulai dari harga
Rp 2.500
Mobile Legends
Mulai dari harga
Rp 1.500
ShellFire
Mulai dari harga
Rp 3.000

Komentar () Jadi yang pertama memberikan komentar!

Balasan untuk: {{ replied_comment.user.name }} {{ replied_comment.updatedAtForHumans }} Hapus

Silakan Login untuk menulis komentar

{{ r.user.name }} {{ r.updatedAtForHumans }}

{{ re.user.name }} {{ re.updatedAtForHumans }}