Sorry, this article does not yet have content that matches your language options

Dunia Games

Kisah Dunia Naruto: Kirigakure, Mengungkap Sejarah Singkat Desa Kabut Berdarah

Mengapa Desa Kirigakure dikenal sebagai Desa Kabut Berdarah? Mari kita intip sejarah singkat Desa Kabut di Negara Air berikut ini!

Desa Kirigakure atau yang memiliki arti harafiah 'Desa Tersembunyi dalam Kabut' merupakan desa ninja dunia Naruto yang berada di Negara Air dan merupakan salah satu anggota dari Lima Negara Besar Shinobi. Tapi Kirigakure memiliki latar belakang yang cukup berbeda dari desa-desa lain; masa lalu kelam yang memberikan mereka julukan sebagai 'Desa Kabut Berdarah'.

Apa yang terjadi pada Kirigakure sampai mendapat sebutan seram seperti itu? Mari kita tilik bersama sejarah singkat Kirigakure.


Masashi Kishimoto/Shueisha/Studio Pierrot

Sesuai namanya Kirigakure merupakan desa ninja yang diselimuti kabut tebal. Ditambah dengan pegunungan yang ikut mengelilinginya, Kirigakure jadi sebuah desa besar tetapi sulit ditemukan oleh orang-orang asing. Karena iklimnya yang lembap bangunan-bangunan desa pun biasanya ditumbuhi dengan berbagai macam tanaman merambat.

Merupakan desa ninja dengan iklim lembap dan basah, banyak ninja desa ini yang menguasai berbagai jutsu Elemen Air yang khas. Selain itu ninja Kirigakure sangat identik sebagai ahli pedang, beberapa Klan ternama desa ini beranggotakan pendekar-pendekar yang sangat mahir memainkan belati panjang di medan pertempuran.

Kirigakure didirikan oleh Mizukage Pertama, Byakuren, setelah masa Perang Saudara mengikuti langkah Klan Senju dan Uchiha yang membangun Konohagakure dan berhasil menghentikan peperangan. Tidak lama setelah berdirinya desa-desa ninja, Hashirama Senju selaku Hokage Pertama kemudian menjual Isobu sang Siluman Ekor Tiga dan Saiken sang Siluman Ekor Enam pada Mizukage sebagai tanda persahabatan dan penyeimbang kekuatan antara seluruh Lima Desa Ninja Besar.

Sayang, niatan baik tersebut tidak menghasilkan kedamaian yang berlangsung lama. Kirigakure dan desa-desa lain dengan cepat terlibat dan berperan dalam berbagai macam konflik di kemudian hari.

Mizukage Kedua Gengetsu Hozuki dan Tsuchikage Kedua Mu dari Iwagakure seringkali bertempur dan menyimpan dendam kesumat antara satu sama lain sampai keduanya tewas di tangan mereka masing-masing. Pada masa Perang Dunia Shinobi Ketiga, Kirigakure dan Iwagakure sempat bekerjasama untuk mengambil kembali informasi yang dicuri oleh Kumogakure, namun pihak Kirigakure malah dikhianati rekannya dan pasukan mereka dibantai habis; menciptakan insiden yang dikenal sebagai Tragedi Jalan Yosuga.

Masashi Kishimoto/Shueisha/Studio Pierrot

Selain konflik antara desa dan negara lain, Kirigakure kerap kali menghadapi permasalahan internal negara maupun desa sendiri. Seperti saat terjadinya invasi Klan Kaguya yang haus darah, memaksa pasukan Kirigakure memusnahkan klan itu untuk selamanya. Mereka juga memiliki prasangka buruk terhadap klan ninja yang mempunyai kekkei genkai sehingga pembantaian kaum-kaum tertentu merupakan hal yang umum dilakukan, contohnya seperti habisnya Klan Yuki pemilik kekkei genkai Elemen Es di tangan penduduk Kirigakure.

Berdasarkan novel Kakashi Hiden: Kilat di Langit Membeku, Kirigakure memiliki sistem kasta untuk penduduknya yang dibagi menjadi tiga lapis:

  1. Kasta tertinggi diisi oleh keluarga keturunan ninja-ninja asli Kirigakure,
  2. Kasta kedua atau yang ditengah adalah para keluarga ninja luar Kirigakure yang kemudian bekerjasama di medan pertempuran,
  3. Kasta terakhir merupakan kaum-kaum yang berasal dari wilayah yang berhasil ditaklukan dan dicaplok oleh Kirigakure.

Mereka yang masuk dalam golongan terakhir selalu dikendalikan dengan penuh pengawasan serta diberi tugas-tugas paling berbahaya demi membuat mereka terus sibuk dan mencegah mereka membelot dari desa.

Masashi Kishimoto/Mikio Ikemoto/Ukyo Kodachi/Shueisha/Studio Pierrot

Walau begitu, keadaan desa justru semakin parah ketika Yagura Karatachi menjabat sebagai Mizukage Keempat. Berbagai macam kasus korupsi dari pihak berkuasa menjadi merajalela dan banyak individu maupun kelompok yang berusaha mendapatkan kekuatan-kekuasaan dengan menghalalkan segala cara. Ninja-ninja yang membelot dari Kirigakure ikut membludak, termasuk di antaranya adalah beberapa anggota Tujuh Ahli Pedang Legendaris dan Jinchuuriki Siluman Ekor Enam.

Tidak berhenti sampai di situ, reputasi desa kian memburuk dengan munculnya peraturan baru di Akademi Ninja: para calon ninja yang bergabung dan ingin lulus menjadi Genin harus mengikuti pertempuran besar-besaran dan menghabisi nyawa satu sama lain, barulah mereka yang berhasil selamat dianggap lulus Akademi -- peraturan ini yang kemudian membuat Kirigakure dikenal sebagai Desa Chigiri alias Kabut Berdarah.

Peraturan ini kemudian dibubarkan ketika seorang anak bernama Zabuza Momochi yang bahkan belum terdaftar sebagai murid membantai satu angkatan tertinggi Akademi Ninja. Pada satu waktu, asisten Mizukage bernama Ao berhasil mengungkap fakta bahwa Yagura dikendalikan oleh pihak lain; meski mereka tidak menemukan siapa yang memengaruhi pikiran sang Mizukage Keempat maupun semua hal itu terjadi karena kendali pihak asing tersebut.

Masashi Kishimoto/Shueisha/Studio Pierrot

Setelah pergantian kepemimpinan dan Mei Terumi menjabat sebagai Mizukage Kelima, Kirigakure berusaha mengubah imej dan ingatan dunia ninja akan Desa Kabut Berdarah dengan melakukan reformasi kebijakan desa serta membuat desa jadi lebih terbuka terhadap pihak luar. Mereka juga mengikuti Pertemuan Lima Kage demi menjalin relasi, membantah kabar kalau organisasi kriminal Akatsuki berasal dari desa mereka, dan kemudian ikut bergabung dengan Aliansi Shinobi menentang rencana penguasaan dunia oleh Akatsuki. Kemenangan Lima Desa Besar terhadap Akatsuki pada Perang Dunia Shinobi Keempat pun membersihkan masa lalu kelam Kirigakure.

Bertahun-tahun setelahnya, di masa pemerintahan Chojuro sebagai Mizukage Ke-6 dan dibantu Mei, Kirigakure berhasil membangun infrastruktur menjadi kota tujuan wisata dan sangat maju. Mayoritas penduduk menikmati perubahan desa yang sangat hidup, ceria, dan megah. Akan tetapi terdapat kalangan minoritas yang masih menyimpan dendam dan luka lama terhadap desa-desa lain, bahkan mendambakan Kirigakure dikenal lagi menjadi Desa kabut Berdarah...

Masashi Kishimoto/Mikio Ikemoto/Ukyo Kodachi/Shueisha/Studio Pierrot


FANPAGE FACEBOOK: Duniagames
INSTAGRAM: duniagames.co.id
LINE@: @duniagames

Voucher

Free Fire
Start from
Rp 2.500
Arena of Valor
Start from
Rp 2.500
Mobile Legends
Start from
Rp 1.500
ShellFire
Start from
Rp 3.000
Garena Shell
Start from
Rp 12.500

Comments () Be the first to comment!

Reply for: {{ replied_comment.user.name }} {{ replied_comment.updatedAtForHumans }} Delete

Please Login to write your comment

{{ r.user.name }} {{ r.updatedAtForHumans }}

{{ re.user.name }} {{ re.updatedAtForHumans }}