Dunia Games

Inilah Alasan Mengapa PUBG Tidak Akan Memiliki Mode Single-Player

Walaupun berpotensi memiliki story yang sangat menarik, PUBG ternyata tidak akan memiliki mode single-player.

Bagi sebagian orang yang pernah mengelilingi pulau dalam PlayerUnkown’s Battleground (PUBG), kamu pasti mulai bertanya-tanya di mana letak pulau tersebut, mengapa pulau tersebut ada, atau siapa yang pernah tinggal di pulau tersebut sebelum berubah menjadi sebuah medan perang. Semua pertanyaan tersebut seharusnya bisa terjawab dengan sebuah mode single-player, namun, menurut pembuatnya hal ini tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Selama acara PAX Australia kemarin, situs GameSpot sempat berbicara dengan pembuat PUBG, Brendan Greene. Walaupun hanya membicarakan beberapa hal, salah satu topik yang paling menarik perhatian adalah potensi munculnya sebuah story mode untuk game tersebut. Pada awal tahun ini, Greene pernah mengatakan bahwa dia ingin membuat sebuah mode single-player yang bisa memberikan backstory kepada PUBG, namun, pada kenyataannya hingga saat ini janji tersebut masih belum berhasil dia penuhi.

sumber: forums.playbattlegrounds.com

Dalam interview tersebut, Greene mengatakan bahwa dirinya tertarik dengan cerita dari pulau tempat PUBG berada, namun, dia juga mengatakan bahwa hingga saat ini masih belum memiliki waktu dan tenaga yang dia butuhkan.

'Cerita' yang Greene maksud adalah sebuah lore yang pernah dia buat saat pertama kali menciptakan PUBG. Pada awalnya, dia ingin membuat sebuah dunia yang terlihat nyata, dan memberikan konteks kepada beberapa lokasi dalam pulau tersebut yang sangat membantu timnya untuk melakukan hal tersebut. Namun, hingga saat ini Greene masih menyimpan lore tersebut, dan para penggemar PUBG semakin bertanya-tanya apakah mode single-player mungkin dibuat. Jika kita mengingat seberapa besar kesuksesan dan uang yang didapat semenjak perilisannya, jawaban Greene yang mengatakan 'tidak memiliki waktu' dan 'tenaga kerja' terdengar tidak masuk akal.

Greene dan timnya mungkin tidak menyadari bahwa ada banyak orang yang ingin mencari tahu lebih dalam tentang pulau tersebut. Namun, kita harus mengingat bahwa PUBG adalah sebuah game yang menjadi populer sebagai sebuah game multiplayer, dan bukan karena ceritanya. Prioritas utama dari developernya adalah terus mengulik berbagai cara yang bisa meningkatkan performa game-nya, dan bukan membuat sebuah mode single-player.

sumber: notebookcheck.net

Terlepas dari hal tersebut, Greene juga mengatakan bahwa pada suatu waktu dia akan mempublikasikan 'cerita' yang ia buat, sehingga masih ada harapan bagi para pemain PUBG untuk mengetahui lebih banyak tentang pulau misterius tersebut. Menurut situs CinemaBlend sendiri, ada dua cara yang seharusnya bisa dilakukan oleh Greene untuk menambahkan lore tanpa harus membuat mode single-player; cara pertama adalah menggunakan sistem Grimoire seperti Destiny, atau ia juga bisa menuliskan lore tersebut dalam buku yang disebar secara acak dalam setiap permainan.

Apakah menurutmu PUBG bisa lebih keren jika memiliki mode single-player, atau lebih cocok seperti sekarang? Agar tak ketinggalan berbagai berita seputar PUBG dan game-game lainnya, jangan lupa untuk terus mengikuti media sosial DuniaGames yah!

Sumber gambar utama: GameSpot

FANPAGE FACEBOOK: Duniagames
INSTAGRAM: duniagames.co.id
Youtube: Dunia Games
LINE@: @duniagames

 

Voucher Games

Free Fire
Mulai dari harga
Rp 2.500
Arena of Valor
Mulai dari harga
Rp 2.500
Mobile Legends
Mulai dari harga
Rp 1.500
ShellFire
Mulai dari harga
Rp 3.000
Garena Shell
Mulai dari harga
Rp 12.500

Komentar () Jadi yang pertama memberikan komentar!

Balasan untuk: {{ replied_comment.user.name }} {{ replied_comment.updatedAtForHumans }} Hapus

Silakan Login untuk menulis komentar

{{ r.user.name }} {{ r.updatedAtForHumans }}

{{ re.user.name }} {{ re.updatedAtForHumans }}