Dunia Games

Profil Jutsu Naruto: Formasi Ino-Shika-Cho, Teknik Kombinasi Tiga Klan Legendaris Konohagakure

Trio legendaris Ino-Shika-Cho menyimpan jutsu kombinasi terkuat: Formasi Ino-Shika-Cho! Seperti apa kehebatan Formasi Ino-Shika-Cho ini?

Klan Yamanaka, Nara, dan Akimichi asal Desa Konohagakure tempat kelahiran Naruto dikenal di seantero dunia ninja berkat teknik hiden mereka yang unik. Reputasi mereka yang melegenda juga didukung oleh kerjasama tim yang selalu kompak di mana tiap generasi anggota tiga klan tersebut membentuk kombinasi yang disebut sebagai Formasi Ino-Shika-Cho.

Hubungan kerjasama yang sangat dekat dan akrab antara Yamanaka, Nara, dan Akimichi ini telah berlangsung sejak lama dan ditandai oleh dua hal berbeda:

  1. Berdirinya sebuah batu peringatan di Konohagakure yang terukir lambang tiap klan di atasnya, memperingati perjanjian bahwa ketiga klan tersebut akan selalu bekerjasama, saling melindungi satu sama lain, dan Desa Konoha.
  2. Anggota Klan Sarutobi akan memberikan anting pada tiap generasi Ino-Shika-Cho, sebagai tanda mereka tidak akan pernah melupakan janji tersebut dan seakan-akan selalu dibisikkan ke dalam telinga mereka.

Formasi Ino-Shika-Cho ini dirancang untuk memanfaatkan kelebihan tiap jutsu hiden masing-masing klan; seperti Shintenshin, Kagemane, dan Baika no Jutsu; dengan cara terbaik untuk melengkapi dan menutupi kelemahan satu sama lain. Formation ini tidak dibatasi pada teknik tertentu, namun bisa dikombinasikan dengan berbagai variasi jutsu tiap anggota untuk melancarkan bermacam-macam serangan kombinasi yang kompak.

Masashi Kishimoto/Shueisha/Studio Pierrot

>> Baca Juga: Ini Dia 4 Kombinasi Guru dan Murid Terhebat di Era Boruto, Siapa Sajakah Mereka?

Variasi Formasi Ino-Shika-Cho

Formasi Inoichi-Shikaku-Choza

  • Shintenshin no Jutsu + Kagemane no Jutsu + Bubun Baika no Jutsu: Formasi paling dasar di mana Shintenshin akan mengalihkan perhatian lawan, lalu ditahan dengan Kagemane, dan diakhir oleh serangan Bubun Baika no Jutsu; baik untuk menghabisi lawan ataupun menangkap mereka secara permanen.
  • Shinranshin no Jutsu + Kage–Kubishibari no Jutsu + Baika no Jutsu: Formasi untuk menghabisi lawan. Shinranshin akan membuat seorang musuh kehilangan kendali diri dan menghabisi teman sendiri, Kage-Kubishibari mencabut nyawa musuh dari jauh. Kedua teknik dilancarkan diam-diam sementara Baika no Jutsu mengalahkan lawan-lawan lain dan menjadi pengalih perhatian. Inoichi, Shikaku, dan Choza memakainya saat Otogakure dan Sunagakure menyerang Konohagakure.
  • Shinran Enbu no Jutsu + Kuro Higanbana + Cho Baika no Jutsu: Formasi untuk menghabisi lawan dalam jumlah besar sekaligus. Shinran Enbu akan mempengaruhi pikiran banyak musuh dan membuat mereka menghabisi nyawa satu sama lain. Lawan di sisi lain akan ditarik dengan Kuro Higanbana agar tidak bisa bergerak dan dibantai satu per satu. Sementara pengguna Cho Baika no Jutsu berukuran raksasa mengamuk di sisi lain lagi. Inoichi, Shikaku, dan Choza memakainya saat Otogakure dan Sunagakure menyerang Konohagakure.

Formasi Ino-Shikamaru-Choji

  • Shintenshin no Jutsu + Kagemane no Jutsu + Bubun Baika no Jutsu: Formasi paling dasar di mana Shintenshin akan mengalihkan perhatian lawan, lalu ditahan dengan Kagemane, dan diakhir oleh serangan Bubun Baika no Jutsu; baik untuk menghabisi lawan ataupun menangkap mereka secara permanen. Ino, Shikamaru, dan Choji memakainya saat melawan dua bersaudara bodoh Fujin dan Raijin.
  • Shintenshin no Jutsu + Kagemane no JutsuBaika no Jutsu: Formasi dasar lain di mana Shintenshin akan mengalihkan perhatian lawan, lalu ditahan dengan Kagemane, dan diakhir oleh serangan Baika no Jutsu untuk menghabisi lawan.
  • Shinten Bunshin no Jutsu + Kage Nui no Jutsu + Cho Baika no JutsuChodan Bakugeki: Shinten Bunshin mengendalikan beberapa musuh untuk mengalihkan perhatian musuh utama, lalu gerakannya ditahan dan dilukai dengan Kage Nui, sampai akhirnya dihabisi dengan pukulan sekuat tenaga dari Chodan Bakugeki. Ino, Shikamaru, dan Choji memakainya saat melawan Edo Tensei Asuma Sarutobi di masa Perang Dunia Shinobi Keempat.
  • Kanchi no Jutsu + Baika no Jutsu + Nikudan Sensha + Kagezukami no Jutsu: Lokasi musuh dibaca dengan Kanchi. Lalu Nikudan Sensha disambungkan dan dikendalikan dengan Kagezukami, menghajar semua musuh yang terdeteksi sampai habis. Formasi ini melahirkan teknik Nikudan Yo-Yo. Ino, Shikamaru, dan Choji memakainya saat melawan Siluman Ekor 10 di masa Perang Dunia Shinobi Keempat.

Nama Ino-Shika-Cho sendiri diambil dari kombinasi kartu dalam salah satu jenis permainan menggunakan kartu Hanafuda tradisional Jepang, Koi-Koi. Sesuai namanya kombinasi kartu Inoshikacho merupakan gabungan kartu bergambar babi hutan (ino), rusa (shika), dan kupu-kupu (cho).

Tujuan permainan Koi-Koi adalah membentuk kombinasi kartu spesial yang disebut sebagai 'yaku', yang didapat dari kartu yang terkumpul di 'tumpukan poin'. Cara memasukan kartu ke tumpukan poin adalah dengan mencocokan kartu di meja dengan kartu yang dipegang atau diambil dari 'tumpukan tarik'. Setelah berhasil membuat kombinasi yaku, pemain dapat menukarnya dengan poin atau melanjutkan permainan untuk membentuk yaku lain agar mendapat poin lebih besar lagi.

eightygames.files.wordpress.com

FANPAGE FACEBOOK: Duniagames
INSTAGRAM: duniagames.co.id
Youtube: Dunia Games
LINE@: @duniagames

Voucher Games

Free Fire
Mulai dari harga
Rp 2.500
Arena of Valor
Mulai dari harga
Rp 2.500
Mobile Legends
Mulai dari harga
Rp 1.500
ShellFire
Mulai dari harga
Rp 3.000
PUBG
Mulai dari harga
Rp 0

Komentar () Jadi yang pertama memberikan komentar!

Balasan untuk: {{ replied_comment.user.name }} {{ replied_comment.updatedAtForHumans }} Hapus

Silakan Login untuk menulis komentar

{{ r.user.name }} {{ r.updatedAtForHumans }}

{{ re.user.name }} {{ re.updatedAtForHumans }}