Dunia Games

Kisah Dunia Naruto: Alasan Utama Kenapa Ujian Akademi Era Boruto Lebih Berat dari Era Naruto

Ujian Akademi era Boruto lebih berat dari era Naruto? Apa iya dan kenapa alasannya? Yuk coba kita selidiki bersama di sini!

Melewati 37 episode anime, akhirnya Boruto Uzumaki dan teman-teman berhasil lulus dari Ujian Akademi Ninja Konoha dan resmi menjadi ninja tingkat Genin! Tapi ternyata, kalau dibandingkan antara perjuangan kelulusan murid Akademi Ninja era Boruto dan Naruto, ada perbedaan yang cukup mencolok: Ujian Akademi Boruto lebih susah dari Naruto!

Masa sih? Yuk coba kita bandingkan dan kita bahas bersama kenapa Ujian Akademi Naruto dan Boruto bisa memiliki tingkat kesulitan yang berbeda.


Seperti yang ditunjukkan pada manga Naruto Chapter 1 atau anime Naruto Episode 1, Ujian Akademi Ninja pada masa Naruto Uzumaki diajar oleh Iruka Umino sangatlah sederhana: bisa melancarkan Bunshin no Jutsu biasa dengan sempurna di hadapan dua pengawas, maka murid Akademi yang berhasil akan mendapat ikat kepala dan secara resmi naik tingkat menjadi Genin. 

Sementara itu di anime Boruto Episode 36, para murid Akademi Ninja dikumpulkan dalam hutan sambil memakai ikat kepala dan harus bisa mempertahankan ikat kepala itu dari serangan para guru Akademi (yang bisa dibuat keluar dari ujian dengan menghancurkan alat di dada mereka) selama 24 jam. Ditambah dengan hadirnya Kakashi Hatake yang menantang mereka untuk merebut sebuah lonceng dari pinggangnya agar bisa lulus, tentu tekanan yang dihadapi para murid jadi semakin berat.

Baca Juga: >> Ternyata! Ini 3 Alasan Kenapa Boruto Nggak Seseru Naruto, Setuju Nggak Kamu?

Kenapa Ujian Akademi Boruto Lebih Berat?

Masashi Kishimoto/Shueisha/Studio Pierrot

Alasannya sederhana saja: karena di era Boruto dunia ninja sudah damai sementara era Naruto masih dipenuhi konflik dan peperangan.

Dari kesimpulan sederhana itu Akademi Ninja era Naruto bisa dibilang seperti wajib militer. Anak-anak yang mau dan dianggap mampu akan dimasukkan ke Akademi untuk dilatih ilmu-ilmu dasar ninja agar dapat lulus sesegera mungkin dan menjadi bagian dari angkatan bersenjata suatu desa -- alias menjadi tentara.

Ninja yang menjadi anggota angkatan bersenjata atau organisasi militer desa amat dibutuhkan mengingat di masa lalu ninja adalah tulang punggung perekonomian suatu desa; desa mengambil persenan dari tiap misi yang dijalankan oleh ninja-ninja mereka. Maka semakin banyak dan semakin hebat ninja yang mereka miliki, semakin banyak pula misi yang didapat dan bisa ditangani -- seperti halnya Konohagakure yang terbilang makmur berkat ninja-ninjanya yang berbakat. Hal itu kemudian mendorong Sunagakure (yang jasanya jadi jarang digunakan wilayah lain) bekerjasama dengan Otogakure untuk melemahkan dan menghancurkan Konoha.

Masashi Kishimoto/Shueisha/Studio Pierrot

Selain itu ninja berperan pula sebagai 'peralatan perang'. Kalau sebuah desa ninja mempunyai ratusan ninja lebih banyak dari desa lain, tentu membuat 'kemampuan perang' mereka lebih tinggi dari desa saingan. Belum lagi ditambah dengan kemampuan-kemampuan khusus seperti Byakugan, Sharingan, atau jutsu-jutsu lain yang membuat pasukan mereka lebih unggul dari segi kualitas juga bukan cuma kuantitas.

Di sisi lain, memasuki era Boruto, mayoritas dunia ninja telah melakukan gencatan senjata. Kekuatan berlebih dari satu desa sudah tidak dibutuhkan karena Desa-desa Besar sudah mengadakan perjanjian damai dan kerjasama; sehingga bila ada yang mengalami kesulitan sumberdaya, desa lain bisa datang membantu.

Hal itu membuat bidang-bidang non-militer lain bisa berkembang pesat dan ikut berkontribusi pada pengembangan desa. Contoh paling jelas adalah Perusahaan Listrik Kaminarimon milik keluarga Denki Kaminarimon. Baru berdiri setelah Perang Dunia Ninja Keempat, mereka mengembangkan sistem kereta listrik dan berbagai perangkat desa lainnya sampai dikenal di seantero dunia ninja sebagai perusahaan teknologi terbesar. Begitu pula Desa Kirigakure yang kini berubah total menjadi tujuan wisata modern setelah dulu dikenal sebagai Desa Kabut Berdarah yang mengerikan.

Masashi Kishimoto/Mikio Ikemoto/Ukyo Kodachi/Shueisha/Studio Pierrot

Dengan menurunnya kebutuhan tenaga militer demi mengungguli desa lain, maka menurun juga kebutuhan akan ninja. Di era Boruto para ninja beralih-fungsi dari sekedar tentara menjadi tenaga kerja khusus yang menangani tugas-tugas spesial dan berbahaya.

Oleh karena itu, melihat sifat Boruto yang terlalu santai dan menggampangi pekerjaan ninja, Kakashi memutuskan untuk menggembleng para murid dengan keras di Ujian Akademi agar saat lulus mereka memiliki semangat, keyakinan, dan kerjasama tinggi dalam menjalankan tugas agar bisa melaksanakannya secara maksimal meski tidak didorong oleh kebutuhan peperangan.

Serta mengingat kemampuan khusus para ninja mengolah chakra menjadi ninjutsu yang diajarkan di Akademi, lulusan Akademi Ninja ikut dinilai mempunyai keunggulan tertentu dibanding rakyat biasa. Itu sebabnya sampai era Boruto walau kebutuhan ninja berkurang, kemampuan ninjutsu masih tetap dibutuhkan dan dijunjung tinggi oleh khayalak ramai; dengan contoh terbesar adalah aktor mantan ninja Gongoro Kamakura yang membintangi film Evil Jammer Kagemasa, Kiba Inuzuka dan Akamaru yang sempat jadi bintang iklan makanan anjing, serta termasuk pemadam kebakaran Desa Konohagakure yang mengandalkan ninjutsu saat memadamkan api.

Kemampuan ninja yang serbaguna membuat mereka jadi sosok yang selalu diandalkan dan dianggap mampu menangani berbagai macam keadaan; hanya saja seringkali pengaplikasiannya kini pada tugas-tugas yang umumnya lebih spesifik dibandingkan dulu di mana semua tugas penting dalam desa dikerjakan oleh ninja.

Masashi Kishimoto/Mikio Ikemoto/Ukyo Kodachi/Shueisha/Studio Pierrot


FANPAGE FACEBOOK: Duniagames
INSTAGRAM: duniagames.co.id
Youtube: Dunia Games
LINE@: @duniagames

Voucher

Free Fire
Mulai dari harga
Rp 2.500
Arena of Valor
Mulai dari harga
Rp 2.500
Mobile Legends
Mulai dari harga
Rp 1.500
ShellFire
Mulai dari harga
Rp 3.000
Garena Shell
Mulai dari harga
Rp 12.500

Komentar () Jadi yang pertama memberikan komentar!

Balasan untuk: {{ replied_comment.user.name }} {{ replied_comment.updatedAtForHumans }} Hapus

Silakan Login untuk menulis komentar

{{ r.user.name }} {{ r.updatedAtForHumans }}

{{ re.user.name }} {{ re.updatedAtForHumans }}