Dunia Games

Fakta Tak Seindah Fiksi! Inilah Kenyataan Kehidupan Pelajar SMA Jepang yang Berbeda dari Anime!

Kehidupan pelajar SMA Jepang di anime memang kelihatan seru -- tapi keseharian dunia nyata ternyata berbeda menurut pengakuan orang-orang Jepang ini!

Kehidupan pelajar SMA Jepang terlihat sangat menyenangkan kalau kamu menonton anime-anime; bahkan tampaknya lebih seru dan beragam dari kehidupan di Indonesia. Mungkin sebagian dari kamu jadi berpikir kalau jadi murid SMA di Jepang lebih asyik. Tapi jangan keburu salah sangka, karena ternyata keseharian pelajar Jepang di dunia nyata sangat berbeda jauh dari anime (seperti halnya perbandingan dunia nyata dengan dunia fiksi lainnya)!

Situs internet My Navi Gakusei no Madoguchi kemudian menanyakan 114 penggemar anime yang saat ini duduk di bangku kuliah -- dan tentunya telah merasakan asam-garam dan kenyataan dari kehidupan SMA!

Survei tersebut menanyakan skenario macam apa yang sering ditunjukkan oleh anime yang ternyata bukan hal umum dalam kehidupan sehari-hari murid SMA Jepang. Empat skenario fiktif ini pun dipilih karena paling mencolok dari yang lain.

Apa saja bedanya? Mari kita intip seperti apa perbedaan murid SMA Jepang anime dan dunia nyata!

1. Banyak Murid SMA Jepang yang Tinggal Sendirian

sprite/AIC Build

"Kecuali di asrama, aku tidak pernah melihat atau mendengar ada anak SMA yang tinggal sendirian."

Tentunya di anime sering diceritakan kalau orang tua karakter utamanya tidak ada di rumah karena meninggal, menikah lagi, atau hanya sekedar sibuk. Jelas itu hanya alasan 'sederhana nan kurang kreatif' yang dipakai supaya sang karakter utama bebas melakukan berbagai hal untuk memajukan cerita; entah itu bertemu dan berkumpul dengan beragam cewek cantik atau bertempur sebagai pembela kebenaran sampai matahari terbit.

2. OSIS SMA Jepang Punya Banyak Kekuasaan

Studio Trigger

"Dulu aku anggota OSIS dan kita tidak memiliki banyak wewenang."

Biasa disebut sebagai seitokaicho, organisasi sekolah ini kurang-lebih sama saja seperti Organisasi Siswa Intra Sekolah di Indonesia. Mereka tidak bisa sewenang-wenang mengubah peraturan atau isi sekolah begitu saja (walaupun mendapat banyak dukungan suara dari pelajar lain) -- apalagi sampai membentuk angkatan bersenjatanya sendiri demi melawan OSIS sekolah lain, misalnya! Semua hal tetap harus melewati persetujuan guru dan/atau administrasi sekolah masing-masing.

Baca Juga: >> Ternyata! Inilah 13 Judul Anime Terfavorit Cewek-cewek Jepang!

Halaman : 1 2

Voucher

Free Fire
Mulai dari harga
Rp 2.500
Arena of Valor
Mulai dari harga
Rp 2.500
Mobile Legends
Mulai dari harga
Rp 1.500
ShellFire
Mulai dari harga
Rp 3.000
Garena Shell
Mulai dari harga
Rp 12.500

Komentar () Jadi yang pertama memberikan komentar!

Balasan untuk: {{ replied_comment.user.name }} {{ replied_comment.updatedAtForHumans }} Hapus

Silakan Login untuk menulis komentar

{{ r.user.name }} {{ r.updatedAtForHumans }}

{{ re.user.name }} {{ re.updatedAtForHumans }}