Mobile Games

Kenapa Tim-Tim Esports Besar Kadang bisa Kalah? Ternyata Ini 5 Alasan Klasiknya!

Sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga! Begitu juga dengan tim-tim Esports besar yang kadang bisa kalah secara tak terduga! Kenapa ya?

Esports sebagai sebuah kompetisi olahraga elektronik yang melibatkan banyak tim di dalamnya, seringkali melahirkan nama-nama baru yang mendadak melejit dan mampu mendominasi ranah kompetitif sesuai dengan game yang bersangkutan. Sebut saja nama-nama seperti Virtus Pro di game Dota 2, SMG di game Arena of Valor, FaZe Clan di CS:GO, hingga Team SoloMid di Vainglory. Permainan yang impresif, diikuti dengan prestasi segudang, membuat nama-nama tim tersebut begitu dijagokan dan selalu dielu-elukan oleh banyak fans.

Namun di balik kehebatan dan konsistensinya, tak tertutup kemungkinan bagi mereka untuk kalah. Sedihnya ketika tim-tim ini kalah, bertubi hujatan dan makian langsung dilempar seperti tanpa saringan. Padahal kadang kita belum tahu apa penyebab dari kekalahan tersebut. Nah, daripada kalian emosi ngeliat tim kesayangan kalian kalah, lebih baik pahami dulu lima penyebab kenapa tim-tim besar bisa kalah!

5. Pengaturan Skor (Matchfixing)

Sumber: youtube.com

Tak hanya di kompetisi olahraga biasa saja kita sering mendengar istilah ini. Ternyata di dunia eSports pun seringkali terjadi skandal pengaturan skor. Jadi tim-tim besar yang diunggulkan sengaja mengalah dalam rangka mengambil keuntungan melalui sistem perjudian. Salah satu kasus yang paling fenomenal adalah skandal 322 yang dilakukan oleh 'Solo' dari game Dota 2. Hukuman untuk mereka yang ketahuan melakukan tindakan curang ini cukup berat. Bisa berupa ban seumur hidup dari kompetisi resmi!

4. Tidak Full Team (Ada Stand-In)

Sumber: dotablast.com

Bermain tanpa komposisi pemain inti secara penuh seringkali menjadi alasan kenapa sebuah tim besar bisa kalah pada suatu pertandingan. Sebagai manusia memang kadang ada hal-hal tertentu yang bikin seseorang tak dapat bermain. Bermain dengan pemain pengganti atau yang biasa disebut stand-in, akan mengubah banyak faktor, terutama yang berhubungan dengan teamwork dan chemistry dari sebuah tim. Itu sebabnya, tim besar yang bermain dengan stand-in pasti akan terlihat pincang.

3. Hadiah Turnamen Kecil

Suber: vg247.com

Salah satu alasan sebuah tim eSports mengikuti suatu turnamen sudah pasti karena total hadiah atau prize pool-nya. Semakin besar hadiahnya, akan semakin banyak pula tim-tim besar yang mengikuti turnamen tersebut. Namun ada kalanya juga sebuah tim terpaksa mengikuti suatu turnamen, entah karena kerjasama sponsor, ataupun sekedar kegiatan amal. Jika sudah begini, biasanya motivasi dari tim besar untuk memenangkan pertandingan jadi agak berkurang.

Dua faktor yang bikin kalah lainnya? Cek halaman 2!

Halaman : 1 2

Voucher

Mulai dari harga
Rp 12.500
Mulai dari harga
Rp 10.000
Mulai dari harga
Rp 13.000
Mulai dari harga
Rp 26.000
Mulai dari harga
Rp 13.000

Komentar () Jadi yang pertama memberikan komentar!

Balasan untuk: {{ replied_comment.user.name }} {{ replied_comment.updatedAtForHumans }} Hapus

Silakan Login untuk menulis komentar

{{ r.user.name }} {{ r.updatedAtForHumans }}

{{ re.user.name }} {{ re.updatedAtForHumans }}