Mobile Games

[FEATURE] Lore Vainglory: Asal Mula Kensei Si Cyborg Ahli Pedang

Bagaimana ceritanya sampai sampai Kensei menjadi seorang ahli pedang dengan tangan dan kaki robot? Simak lore Vainglory berikut!

Selain merilis hero-nya, SEMC juga turut merilis kisah dari sang ahli pedang bertangan dan kaki robot di Vainglory, Kensei. Ternyata, sosok Kensei pada awalnya adalah manusia biasa seperti pada umumnya. Gara-gara suatu kejadian, Kensei terpaksa harus hidup dengan menggunakan tangan dan kaki robot. Ingin tahu bagaimana kisah selengkapnya? Yuk baca asal muasal Kensei di bawah ini.

Semua kisahnya berawal dari tempat ia tinggal, Taizen Gate. Suatu hari Kensei berjalan menyusuri pelabuhan barat Taizen Gate dan membeli chip peta dari bocah pedagang di jalan. Kensei mencolokkan chip tersebut ke dalam sebuah perangkat yang langsung memunculkan hologram peta jalan.

Setelah selesai melihat peta, ia pun menutup hologram tersebut dan melanjutkan perjalanan. Kensei membawa pedang yang ia sembunyikan di balik jubahnya. Sambil berjalan ia terus menerus mengumandangkan sebuah kalimat. “Beri aku kesulitan, supaya aku dapat belajar dari hal tersebut.” Kalimat itu berulang kali digumamkan Kensei.

Kensei kemudian menaiki sebuah bus untuk mencapai School District untuk bertemu dengan seseorang. Sepanjang jalan ia melihat perempuan-perempuan cantik menggunakan kimono merayu para pelintas untuk masuk ke rumah judinya, mengajak mereka untuk main mahjong atau bermain dadu.


Sumber: brokenmyth.net

Bus tersebut berhenti di tempat yang menjadi tujuan Kensei. Ia terdiam di depan gerbang rumah Third Boss dari mafia yang menguasai Taizen Gate. Kensei tanpa basa-basi langsung masuk, dan sebuah pembatas keamanan hologram muncul. Kensei langsung menebas dan membuatnya hancur berkeping-keping tapi kembali menjadi bentuk normalnya lagi setelahnya.

Hal tersebut langsung membunyikan alarm, sehingga anak buah kelompok mafia tersebut langsung bersiaga hendak menghunuskan pedang, pisau, bahkan menembakkan senjata api ke arah Kensei. Tak lama, muncul sesosok pria kurus dengan Kimono mahal, ia menggunakan sebuah plat nama di tubuhnya sebagai hiasan yang tertulis 'Pae'.

“Engkau mencari sebuah duel pertarungan hah?” Tanya Pae

“Dan aku sudah menemukannya.” Jawab Kensei.

“Bagus sekali.” Pae tersenyum lebar. “Sudah sejak lama aku ingin menguji kemampuan bertarungku dengan Kensei yang agung. Akankah kita diskusikan persyaratan duel kita?”

“Sambil minum Teh.”

“Turunkan!” Teriak Pae, semua pembatas keamanan langsung menjadi non aktif, beserta para anak buah Pae yang menurunkan senjata dan memberi jalan kepada Kensei.

Mereka sampai di ruang minum teh. Sementara mereka berdiskusi, anak buah Pae bersiaga di luar memerhatikan mereka.

“Kau itu layaknya pusaka di Taizen Gate, Kensei.” Sambil Pae menawarkan sebuah mangkuk beruap kepada sang tamu. “Kami berduel untuk kekuatan bukan kehormatan.” Pae berujar. “Kalau begitu kita duel sampai salah satu tertebas.” Jawab Kensei sampai menerima mangkuk. “Sampai mati,” jawab Pae

Bagaimana duel Kensei dengan Pae? Lanjut halaman dua ya!

Halaman : 1 2 3

Voucher

Mulai dari harga
Rp 12.500
Mulai dari harga
Rp 10.000
Mulai dari harga
Rp 13.000
Mulai dari harga
Rp 26.000
Mulai dari harga
Rp 13.000

Komentar () Jadi yang pertama memberikan komentar!

Balasan untuk: {{ replied_comment.user.name }} {{ replied_comment.updatedAtForHumans }} Hapus

Silakan Login untuk menulis komentar

{{ r.user.name }} {{ r.updatedAtForHumans }}

{{ re.user.name }} {{ re.updatedAtForHumans }}