Mobile Games

Tergiur Voucher Murah, Banyak Pemain AOV Terancam Kena Ban Permanen!

Kalian sering beli voucher murah? Pastikan voucher yang kalian beli aman dan legal!

Sudah sewajarnya jika gamer selalu mencari voucher game mulai dari seller yang resmi sampai yang non-resmi. Harga voucher resmi yang ditawarkan oleh agen-agen partner biasanya memang lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga voucher yang dijual oleh penjual perseorangan. Sayangnya tak semua penjual non-resmi ini jujur dalam berbisnis. Banyak di antara mereka yang ingin mengambil keuntungan besar dengan menipu konsumennya.

Seperti yang terjadi pada pemain-pemain Arena of Valor (AOV) di Indonesia; baru-baru ini salah seorang Youtuber yang kita kenal dengan nama -Mikha- , mengunggah screenshot yang menunjukkan sebuah pesan in-game di mana dalam pesan tersebut sang pemain mendapat peringatan dari GM bahwa akunnya telah melakukan refund voucher melalui Google Play dalam jumlah tertentu.

Sumber: facebook

Oleh karena itu sudah sepantasnya jika voucher yang dimiliki oleh sang pemain ditarik kembali oleh GM. Yang jadi permasalahan, voucher yang sudah dibeli tadi bisa saja telah digunakan oleh pemain untuk membeli item in-game. Itu sebabnya GM meminta pemain untuk mengisi voucher ke dalam game yang jumlahnya sesuai dengan penarikan yang mereka lakukan dari Google Play. Jika tidak, maka GM akan segera menindak akun tersebut dengan mem-ban permanen.

Hal ini jelas membuat para pemain terkejut karena mereka merasa tidak pernah melakukan proses refund tersebut. Benar! Dalam kasus ini, pemain telah ditipu secara tidak langsung oleh para penjual voucher abal-abal. Uang yang diterima penjual dari para pemain AOV tadi memang telah mereka tukarkan dengan voucher melalui Google Play, namun beberapa waktu kemudian si penjual meminta refund kepada Google dengan berbagai macam alasan.

Sumber: tokopedia

Hasilnya? Google pun mengembalikan uang yang telah dibayarkan oleh sang penjual. Skema tersebut adalah sebuah skema pencurian berencana yang dapat dituntut dengan hukuman pidana. Tetapi berhubung voucher yang diterima tadi masuk ke dalam akun pemain, maka pihak publisher, dalam kasus ini Garena Indonesia, akan meminta pertanggungjawaban dari pemain yang menggunakan akun tersebut.

BACA JUGA >> Siap-Siap, AoV Bakal Menghadirkan Update Grafis! Jadi Lebih HD, Lebih Detil, dan Lebih Garang

Kasus seperti ini sebetulnya cukup sering terjadi dan menimpa beberapa game lainnya. Belajar dari pengalaman, seharusnya kita jangan mudah tergiur dengan voucher murah yang ditawarkan oleh seller-seller tidak jelas. Lebih baik membeli dari agen resmi atau menggunakan pembayaran melalui pulsa TELKOMSEL yang sudah pasti aman!

Sumber gambar utama: twitter

FANPAGE FACEBOOK: Duniagames
INSTAGRAM: @duniagames.co.id
LINE@: @duniagames
YOUTUBE: Dunia Games