Mobile Games

Gara-Gara Visa, Roster EVOS Untuk AWC Berubah! CL dan Mumuy Gagal Berangkat

Gara-gara visa, CL dan Mumuy dari tim EVOS gagal berangkat AWC! Begini kronologisnya dari Yansen, manajer tim EVOS AOV

Tak terasa Arena of Valor World Cup sudah semakin dekat! Menghadapi hal ini, wakil Indonesia yaitu tim EVOS AoV tentunya harus mempersiapkan diri untuk kompetisi AoV terbesar tersebut! Meski begitu ternyata ada satu informasi yang cukup mencengangkan dari keberangkatan EVOS AoV untuk bertanding di kompetisi Internasional AWC tersebut.

Pada sore hari tadi, Facebook Page Garena AOV Indonesia memosting roster EVOS AOV untuk AWC 2018. Tenyata ada perubahan roster yang cukup mencengangkan. Randy ‘CL’ Shimane dan Ahmad ‘Mumuy’ Mustain menghilang dari roster AWC dan digantikan oleh sang pelatih Henry ‘Carraway’ Teja dan juga terselip nama DS Laner tim GGWP Hartawan ‘Wyvorz’ Muliadi.

Perubahan roster ini sontak membuat kaget para penggemar esport AoV Indonesia, bertanya-tanya apa alasan penggantian dua pemain EVOS tersebut. Terkait hal ini kami pun mewawancara sang manajer tim EVOS Yansen Wijaya. Yansen menjawab bahwa hal tersebut terjadi karena kendala visa.

Masalah Visa ke Amerika memang sudah jadi bulan-bulanan. Bahkan untuk kompetisi sekelas Dota 2 TI saja, masalah ini acap kali menghantui para pemain dari luar Amerika Serikat. Sumber: digitaltrends.com

“Kita udah beberapa kali coba apply tapi belom diterima” Jawab Yansen. Memang soal Visa tersebut juga sudah sempat dijelaskan oleh pihak Garena lewat fanpage. Bahkan kabarnya CL dan juga Mumuy sudah apply Visa sebanyak 4 kali, tapi masih belum diterima juga.

Perihal penolakan, Yansen mengatakan tidak tahu apa alasan penolakkannya. “Kita juga nggak tahu kenapa ditolak, soalnya dari kedubesnya sendiri yang menolak. Bahkan dokumen kita udah lengkap dari A-Z, tapi tetap saja ditolak dan nggak dikasih tahu kenapa ditolak”. Padahal demi mengusahakan keberangkatan dua pemain tersebut, tim EVOS sudah berkordinasi dengan berbagai pihak.

“Kita minta tolong ke IeSPA, ke pemerintah juga ke kemenpora, Garena udah bantu dari awal, bahkan penyelenggara AWC yang di Los Angeles juga sudah bantu kita dengan memberi invitation, tapi tetap saja gagal. Memang Visa US terkenal susah sih” Pergantian roster ini tentunya bakal berdampak kepada permainan tim EVOS untuk AWC, tim redaksi DG pun mempertanyakan soal persiapan mereka, terutama kekompakkan ketika main bareng.

Melihat roster utama EVOS di AWC kini sudah tinggal impian saja. Semoga dengan roster sementara yang terbentuk dalam waktu singkat ini bisa memberikan performa terbaiknya. Sumber: inet.detik.com

“Carraway sih sudah sering main bareng, tapi kalau Wyvorz masih belom sih” Terkait persiapan bootcamp untuk bonding dan juga supaya roster baru ini terbiasa bermain bersama, Yansen pun menjawab “kayanya nggak bisa sih, soalnya 3 hari lagi kita harus berangkat. Kami dari EVOS percayain aja ke mereka untuk prepare sendiri, paling dengan main bareng online aja”

Sungguh amat disayangkan roster yang sudah cukup klop tersebut akhirnya gagal berangkat semuanya karena masalah visa tersebut. Semoga saja dalam waktu yang singkat ini, Carraway dan Wyvorz bisa cepat beradaptasi sehingga bisa nyampur main bersama Ahmad, Hans, dan juga Wiraww.

BACA JUGA >> Dukung Ajang PVP Esports Championship di Singapura, Telkomsel Kirim Finalis IGC 2018 untuk Berpartisipasi

Ikuti terus media sosial duniagames.co.id untuk berbagai bahasan menarik seputar esport AoV ya!

SUMBER GAMBAR UTAMA: Facebook Page Garena AOV Indonesia

FANPAGE FACEBOOK: Duniagames
INSTAGRAM: @duniagames.co.id
LINE@: @duniagames
YOUTUBE: Dunia Games