Dunia Games

My Hero Academia Ingin Tamat dalam 30 Volume, Kishimoto dan Oda: "Tidak Mungkin!"

Kohei Horikoshi, mangaka My Hero Academia, mengaku ingin tamatkan manga itu dalam 30 volume; tapi malah dibantah mentah-mentah sama Oda dan Kishimoto!

My Hero Academia merupakan judul manga dan anime yang sedang sangat naik tahun belakangan ini. Dikarang oleh Kohei Horikoshi, meski popularitas serial anime superhero itu bisa dibilang mampu mengejar kesuksesan Naruto dan Bleach namun Horikoshi mengaku dia tidak berniat membuat cerita yang terlalu panjang.

Pernyataan itu terungkap dalam manga prekuel one-shot My Hero Academia yang dibagikan pada penayangan perdana film Two HeroesAll Might: Rising, menceritakan bagaimana All Might mendapatkan kekuatan One For All serta berisi wawancara eksklusif antara Kohei Horikoshi dan Eiichiro Oda, pengarang One Piece. Awalnya mangaka berusia 31 tahun itu mengira serial My Hero Academia dapat segera tamat di volume 30 -- pernyataan yang 'langsung dibantah' oleh Oda.

"Sejujurnya aku kira sekitar 30-an volume sudah cukup, tapi aku belum menghitungnya lagi..." Dengan sigap dan singkat Oda menjawab, "Kalau begitu targetkan 50 [volume]."

"Bisakah aku menjalaninya selama 10 tahun...?" sahut Horikoshi ragu.

"Daripada berpikir 'bisa', lebih besar kemungkinan kamu 'akan' menjalaninya," bilang Oda berdasarkan pengalamannya sebagai mangaka selama ini.

https://twitter.com/squishygoodra/status/1025794129429557248

Memotong sekilas, mungkin kamu jadi bertanya-tanya, "10 tahun 'hanya' untuk 50 volume?". Ya, perhitungan Horikoshi tidak salah. Mari kita hitung bersama-sama sebentar: satu chapter keluar tiap minggu, sementara satu volume manga My Hero Academia umumnya berisi 10 chapter. Maka 10 chapter dikali 50 volume, menghasilkan 500 chapter yang harus dia kerjakan. Kemudian karena majalah Shonen Jump rilis mingguan, maka 500 chapter dibagi 52 minggu per tahun; untuk bisa menerbitkan 50 volume Horikoshi akan memakan waktu sekitar 9,6 tahun! 

Horikoshi melanjutkan, "Kalau begitu Anda sudah menentukan berapa volume yang akan dimiliki One Piece sejak awal?"

"Jelas. Tapi meningkat sekitar tiga kali lipat dari perhitungan awalku." Akhirnya One Piece sudah mencapai 80% tamat, Oda mengaku kalau ini terjadi lantaran hal-hal yang ingin dia tampilkan terus bertambah dan meluas seiring berjalannya waktu.

"Itulah yang akan terjadi ketika banyak karakter berkumpul dan beraksi secara bersamaan... Sulit memprediksi bagaimana cerita akan berkembang. Tapi aku akan mendoakanmu di medan perang bernama Jump ini," pungkas Oda sambil terus menyemangati mangaka baru penuh bakat tersebut.

"Aku akan berusaha sekeras mungkin untuk melampaui One Piece sekalipun!" jawab Horikoshi dengan penuh semangat.

https://twitter.com/oddiective/status/1025801557051355136

Hal serupa juga ternyata pernah dinadakan oleh Masashi Kishimoto, pencipta Naruto. Di sela-sela arc Festival Olahraga, Horikoshi mengaku ingin membuat kompetisi Akademi U.A. itu hanya sepanjang 10 chapter saja tapi selama menggambar dia merasa tidak memiliki banyak ruang untuk mengenalkan karakter-karakter baru.

Dia pun mengingat saran Kishimoto saat mereka bertemu sebelumnya: "Kenyataannya, [jumlah chapter yang kamu perkirakan] akan meningkat jauh lebih banyak dari yang kamu duga." Benar saja, arc Festival Olahraga akhirnya berlangsung dari My Hero Academia Chapter 22 sampai 44 -- dua kali lipat lebih banyak dari perkiraan asli mangaka asal Prefektur Aichi, Jepang itu sendiri!

Saat artikel ini ditulis, My Hero Academia yang pertama kali terbit dalam bentuk volume atau tankoubon pada 4 November 2014 lalu telah mencapai volume 19 di Jepang dan volume 20-nya bakal terbit pada 4 September 2018 nanti. Berarti bisa jadi manga ini akan terus berjalan sampai tahun 2024 mendatang. Sabar-sabar saja ya menunggu akhir kisah Deku dan kawan-kawan!

Baca Juga: >> Mantap! Begini Jadinya Ketika Mangaka Jepang Menggambar Superhero Amerika!


Sumber: Twitter.com/yonkouprod

FANPAGE FACEBOOK: Duniagames
INSTAGRAM: @duniagames.co.id
LINE@: @duniagames
YOUTUBE: Dunia Games