Just For Fun

Tepok Jidat, Inilah Hal-Hal Konyol yang Sering Ditanyakan Gamer Indonesia

Aneh bin ajaib, berikut ini adalah hal-hal konyol dan agak sulit diproses otak tapi acap kali ditanyakan oleh para gamer. Kok bisa ya?

Game yang populer memang banyak sekali mengundang gamer-gamer untuk memainkan game tersebut. Selain hal seru Para gamer ini tentunya datang dari berbagai kalangan, pria-wanita, tua-muda, dan tentu juga gamer yang memiliki inteligensi tinggi maupun sederhana yang suka melakukan hal konyol.

Nah, mengenai gamer yang berintelegensi sederhana ini, mereka cukup sering membuat masalah di game; entah itu memang disengaja atau mereka tidak sadar kalau mereka membuat keonaran. Mereka sering juga terlihat linglung dengan mekanisme sebuah game atau gawai, sehingga menanyakan hal-hal yang membuat otak kamu korsleting.

Melihat peristiwa ajaib ini, DuniaGames telah menyusun beberapa pertanyaan yang terlontar dari gamer-gamer tersebut. Yuk langsung kamu cek!

6. "Bagaimana Caranya Biar Teman Setim Main Nggak Bodoh?"

duniaku.net

Permainan tim yang baik itu adalah dengan kerja sama yang baik dan komunikatif, serta masing-masing pemain paham dengan role mereka. Jika kurang salah satunya, permainan tim bakal berantakan.

Oh iya, beberapa game memiliki sistem match-making yang mengadu skill pemain yang sama. Jika seorang gamer bilang teman setimnya bego, sepertinya dia perlu berkaca juga.

5. "Kok Saya Kalah Mulu?"

Kanal Youtube Raja Serang

Dua kata: Git Gud.

Banyak faktor yang menyebabkan seorang gamer kalah, salah satunya adalah kurangnya jam terbang bermain game atau dia yang gegabah dan meremehkan lawannya. Sering-seringlah bermain game untuk mempelajari meta dan terus asah kemampuan dirimu sendiri dalam mempercepat reaksi saat gaming. Jangan malah mengeluh terus.

4. "Admin, Benerin Game [X] Dong. Masa Eror Mulu?"

Kanal Youtube SOANGE

Pasti dalam pikiran gamer yang menanyakan hal ini menganggap seorang admin adalah dewa.

Biasanya di kasus ini, sosok yang dipanggil 'admin' itu hanya seseorang yang memantau dan melayani keluhan para gamer lewat media sosial atau forum sebagai customer service, bukan bagian langsung dari developer atau orang yang membuat game tersebut.

Bolehlah jika jelas-jelas pihak developer game-nya mengatakan kalau mereka memantau langsung game mereka tanpa bantuan orang ketiga, karena laporan masalah bisa sampai ke sosok yang memang bersangkutan. Lah, kalau bukan? Ya nggak nyambung.

Masih ada beberapa hal konyol para gamer! Pindah halaman ya!

Baca Juga >> Jangan Asal Beli, Inilah Cara Gamer Pinter Belanja Game Baru!