3 Alasan Marcel MLBB Susah Menang di MPL?
Marcel MLBB masih susah diimplementasikan.
Mobile Legends | 23 March
Oleh DG Writer
Kehadiran hero baru selalu membawa ekspektasi tinggi di skena kompetitif, tak terkecuali Marcel MLBB. Sejak pertama kali diperkenalkan, Marcel MLBB langsung menarik perhatian karena mekanik unik yang berbeda dari kebanyakan hero support atau roamer lainnya.
Di level ranked, Marcel MLBB sempat dianggap sebagai hero dengan potensi besar untuk menciptakan combo mematikan. Banyak pemain mencoba berbagai sinergi dengan hero proyektil untuk memaksimalkan skill set yang ia miliki.
Namun, situasi berbeda justru terlihat ketika Marcel MLBB mulai digunakan di turnamen resmi. Transisi dari ranked ke kompetitif ternyata tidak semulus yang dibayangkan banyak pemain.
Hal ini mulai terlihat di pekan pertama MPL Philippines Season 17, di mana Marcel MLBB menjadi salah satu hero yang cukup sering muncul dalam draft. Kehadirannya menunjukkan bahwa tim-tim pro tetap melihat potensi besar dari hero ini.
Sayangnya, performa Marcel MLBB belum mampu menjawab ekspektasi tersebut. Dari beberapa game yang telah dimainkan, hasil yang didapatkan justru kurang memuaskan.
Sampai artikel ini ditulis, hanya AP Bren yang mampu meraih kemenangan menggunakan Marcel MLBB. Sementara itu, tiga pertandingan lainnya yang menggunakan Marcel MLBB harus berakhir dengan kekalahan.
3 Faktor Marcel MLBB Kesulitan di Scene Kompetitif
Jika melihat lebih dalam, masalah Marcel MLBB bukan sekadar soal mekanik individu. Ada sejumlah faktor krusial yang membuat hero ini belum optimal di level tertinggi.
Berikut tiga alasan utama mengapa Marcel MLBB masih kesulitan meraih kemenangan di MPL.
1. CC Nanggung
Masalah pertama dari Marcel MLBB terletak pada crowd control (CC) yang dimilikinya. Secara teori, skill set Marcel MLBB terlihat menjanjikan karena mampu memberikan efek freeze kepada lawan.
Namun dalam praktiknya, efek freeze dari pasif Marcel MLBB ternyata terlalu singkat. Hal ini membuat momen inisiasi sering kali tidak cukup kuat untuk benar-benar mengunci pergerakan lawan.
Di level kompetitif seperti MPL, durasi CC menjadi faktor krusial. Sedikit saja celah, lawan bisa langsung melakukan counter play dengan positioning atau penggunaan battle spell.
Ultimate Marcel MLBB pun menghadapi masalah serupa. Skill ini memang memiliki potensi besar, tetapi harus digunakan dengan timing yang sangat presisi agar benar-benar berdampak.
Tidak seperti roamer pick-off lain yang memiliki kepastian dalam mengunci target, Marcel MLBB cenderung lebih situasional. Inilah yang membuat efektivitasnya sering kalah dibanding hero dengan CC instan dan konsisten.
2. Makro User Marcel Harus Sempurna
Faktor kedua yang membuat Marcel MLBB kesulitan adalah tuntutan makro yang sangat tinggi bagi penggunanya. Hero ini bukan tipe yang bisa dimainkan secara reaktif tanpa perencanaan matang.
Seorang user Marcel MLBB harus memahami alur permainan secara keseluruhan. Mulai dari rotasi, timing objektif, hingga membaca pergerakan lawan menjadi hal wajib.
Hal ini karena Marcel MLBB lebih berfungsi sebagai enabler dibanding playmaker utama. Ia tidak memberikan burst damage, melainkan utility yang sangat bergantung pada follow-up tim.
Dalam banyak kasus di MPL, terlihat bahwa Marcel MLBB digunakan untuk menyelamatkan rekan dari situasi pickoff atau mengamankan momen perebutan objektif seperti Lord dan Turtle.
Sayangnya, eksekusi ini tidak selalu berjalan mulus. Ketika sedikit saja terjadi miskomunikasi atau keterlambatan respon dari tim, kontribusi Marcel MLBB menjadi tidak terasa.
3. Harus Coba dengan Combo Proyektil
Faktor terakhir adalah pendekatan penggunaan Marcel MLBB yang masih belum maksimal. Banyak tim tampaknya terlalu fokus pada fungsi defensif dan objektif dari hero ini.
Padahal, sejak awal diperkenalkan, Marcel MLBB memiliki potensi besar dalam combo berbasis proyektil. Interaksi skill-nya bisa membuka peluang playmaking yang lebih agresif.
Di scene kompetitif, potensi ini belum benar-benar dieksplorasi. Mayoritas penggunaan Marcel MLBB masih cenderung konservatif dan minim eksperimen.
Padahal, dengan kualitas mekanik pro player, kombinasi skill Marcel MLBB dengan hero tertentu seharusnya bisa menghasilkan setup yang lebih berbahaya.
Jika tim mulai berani mengeksplorasi combo ini, bukan tidak mungkin Marcel MLBB akan menemukan tempatnya di meta. Untuk saat ini, keterbatasan eksplorasi tersebut menjadi salah satu alasan utama mengapa Marcel MLBB masih kesulitan menang di MPL.
Marcel Tetap Roamer Prioritas
Meski hasil awalnya di MPL Philippines Season 17 belum terlalu memuaskan, bukan berarti Marcel MLBB kehilangan nilai di mata tim-tim kompetitif. Justru sebaliknya, Marcel MLBB masih dipandang sebagai salah satu roamer dengan prioritas tinggi dalam draft, terutama karena aspek mobilitas yang ia tawarkan.
Dalam meta kompetitif saat ini, peran roamer tidak lagi sekadar menjadi inisiator team fight. Lebih dari itu, roamer dituntut untuk memiliki kemampuan membuka map, memberikan vision, serta melakukan rotasi cepat antar lane. Di sinilah Marcel MLBB tetap relevan.
Mobilitas yang dimiliki Marcel MLBB memungkinkan pemain untuk bergerak secara fleksibel di seluruh area map. Ia bisa dengan cepat berpindah dari satu sisi ke sisi lain, membantu core farming, sekaligus memberikan tekanan di area objektif. Kemampuan ini sangat krusial, terutama dalam tempo permainan cepat yang sering terjadi di MPL.
Jika dibandingkan dengan roamer bertipe statis, Marcel MLBB jelas menawarkan value lebih dalam hal map control. Ia mampu masuk ke area lawan untuk memberikan informasi, lalu keluar tanpa harus terjebak dalam posisi berbahaya. Pola seperti ini sangat penting dalam permainan level tinggi, di mana informasi menjadi aset utama.
Selain itu, Marcel MLBB juga memiliki kemampuan untuk keluar masuk team fight dengan relatif aman. Hal ini membuatnya tidak mudah dihukum meski melakukan positioning agresif. Dalam banyak situasi, roamer dengan mobilitas tinggi seperti ini lebih disukai dibanding hero dengan satu arah inisiasi tanpa escape mechanism.
Faktor lain yang membuat Marcel MLBB tetap diprioritaskan adalah fleksibilitas perannya dalam berbagai skenario. Ia bisa dimainkan secara defensif untuk melindungi core, tetapi juga bisa menjadi alat kontrol area saat perebutan objektif besar seperti Lord.
Walaupun eksekusi di lapangan belum maksimal, potensi yang dimiliki Marcel MLBB tetap tidak bisa diabaikan. Tim-tim profesional memahami bahwa masalahnya bukan pada desain hero, melainkan pada adaptasi strategi dan pemanfaatan mekanik yang belum optimal.
Dengan kata lain, Marcel MLBB masih berada dalam fase eksplorasi di scene kompetitif. Seiring waktu, bukan tidak mungkin hero ini akan menjadi salah satu roamer meta yang konsisten digunakan, terutama jika tim berhasil memaksimalkan mobilitas dan utility yang dimilikinya.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.
Komentar ( 0 )
Please login to write a document.