8 Game yang Kelihatannya Ceria Tetapi Sebenarnya Bisa Bikin Nangis!
Ada beberapa game yang mungkin terlihat cerita, tetapi sebenarnya game tersebut malah bisa membuatmu nangis tersedu-
Games | 23 April
Jangan menilai sebuah buku dari sampulnya, itu ialah peribahasa yang sering disampaikan ketika berbicara soal kualitas, namun peribahasa ini juga dapat diartikan dalam situasi yang lain. Pernahkah kamu mendengar sebuah lagu yang terdengar ceria dan membuatmu ingin berdansa, namun arti dari lirik yang tertulis ternyata menceritakan kisah yang sedih. Video game ternyata juga memiliki kasus seperti itu.
Pada pembahasan kali ini, Dunia Games akan menyebutkan beberapa game yang secara sekilas terlihat seperti game yang begitu ceria, tetapi ternyata menyimpan kisah yang emosional dan bahkan tragis kepada pemainnya. Tanpa panjang lebar lagi, berikut ialah game-game yang dimaksud.
1. Undertale
Undertale mungkin sudah tidak perlu penjelasan lagi. Game ini sudah sangat populer dalam komunitas gamer dan bahkan banyak konten game menjadi meme khususnya yang berhubungan dengan karakter Sans, namun bagi kamu yang entah bagaimana belum tahu tentang game ini, Undertale merupakan game yang menumbangkan formula klise RPG yang sudah ada sekarang.
Setiap ending akan memberimu momen emosional masing-masing akan pertemanan, perspektif, dan juga bertanya-tanya akan siapa “monster” sesungguhnya.
2. Seri Ori
Ori memiliki visual yang cerah dan penuh warna, apabila gamer baru melihat screenshot atau bahkan halaman game, mungkin kecil muncul pemikiran apabila game ini akan sangat melankoli. Ori tak perlu waktu lama untuk bermain dengan emosimu.
Dalam menit pertama, game telah menghantam perasaanmu dengan interaksi kuat antara dua karakter utama dan peristiwa tragis yang menjadi awal konflik cerita. Sekuen pembuka ini diantarkan tanpa dialog antar dua karakter dan hanya narasi yang disampaikan dalam bahasa buat-buatan.
3. Mother 3
Ketika mendengar Nintendo, ekspektasi banyak orang pasti produk yang menyenangkan dan ‘sayang anak’, tetapi Mother 3 menjadi salah satu pengecualian terbesar. Game JRPG yang dirilis untuk Gameboy Advance ini memberikan kisah yang penuh dengan momen tragis terjadi pada karakter utama.
4. Omori
Omori peringatkan pemain akan konten sensitif yang game akan presentasikan sepanjang cerita, namun apabila orang polos melihat game ini dari rekomendasi teman atau sekedar screenshot, mungkin akan banyak yang tertipu.
Omori merupakan kisah sebuah penyesalan, depresi dan trauma. Bagi kamu yang tertarik akan game RPG turn-based dengan cerita yang sangat emosional, game ini benar-benar harus menjadi wishlist-mu.
Baca Juga:
- 5 Fitur Game yang Bagusnya Kamu Hindari Biar Puasa Ramadan Afdol
- Rekomendasi 10 Game PC Berukuran di Bawah 500MB, Ramah Spek Kentang!
- 13 Seri Game Lawas yang Berpotensi untuk Masuk ke PlayStation 5
5. Night in the Woods
Game ini mendekatkan pada berbagai subjek serius seperti depresi, anxiety, kesepian, dan penindasan kaum kelas bawah dan menengah dalam perspektif seorang kucing bernama Mae yang baru saja dikeluarkan dari kuliahnya.
Hantaman emosional dari game ini tak datang dari momen dramatis atau konflik bombastis, melainkan lewat implikasi. Apabila kamu memainkan game dengan harapan bakal ada kisah melodrama dan romansa penuh dilema, jangan harap game ini dapat memuaskanmu.
6. The Beginner’s Guide
Dibuat oleh kreator The Stanley Parable yang merupakan salah satu game terkocak yang pernah ada, ekspektasi gamer terhadap game kedua Davey Wreden tentu ialah mereka berharap game lucu lainnya. Namun yang mereka dapatkan justru pukulan keras di hati.
The Beginner’s Guide adalah game yang menceritakan pengalaman Davey yang menemui seorang developer game bernama ‘Coda’. Game buatan Coda selalu menarik perhatian Davey bukan karena desain level atau gameplay yang kompleks, melainkan karena sifatnya yang abstrak dan Davey merasa ada pesan yang dalam di tiap game yang ia rilis.
7. Drawn to Life: The Next Chapter
Drawn to Life: The Next Chapter adalah game petualangan di mana kamu dapat menggambar sendiri protagonis dengan memanfaatkan fitur layar sentuh dari Nintendo DS. Gameplay game ialah sesuai ekspektasimu dari game dengan rating E (everyone), dari aspek artstyle juga game terlihat penuh warna dan terkesan seperti gambaran fantasi anak kecil.
Namun pada penghujung game, sebuah plot twist muncul dan mengubah reaksi pemain secara drastis.
8. The Legend of Zelda: Link’s Awakening
Game ini awalnya dirilis untuk Gameboy, namun telah dibuatkan remake untuk Nintendo Switch. Bisa dibilang versi Switch terlihat imut dan penuh dengan warna cerah, namun banyak penggemar yang setuju kalau Link’s Awakening ialah salah satu seri Zelda paling menyedihkan dari keseluruhan franchise.
Meski berjudul ‘The Legend of Zelda’, karakter Zelda tak ditemukan sama sekali dalam cerita Link’s Awakening. Kamu justru menemukan sosok baru bernama Marin.
Nah itulah pembahasan mengenai 8 game yang kelihatannya seperti game ceria tetapi sebenarnya menyimpan cerita yang menyedihkan. Nantikan informasi seputar game dan anime lainnya serta jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games untuk update info yang tak kalah menarik.
Kamu juga bisa beli voucher untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games!
Artikel ini diterbitkan pertama kali di Gamebrott.com dengan judul "8 Game yang Sekilas Terlihat Ceria, Namun Nyatanya Bisa Bikin Nangis" ditulis oleh Muhammad Maulana.
Baca Juga >> 8 RPG Mobile Terbaik di Bulan April 2021 yang Bisa Kamu Mainkan!
Komentar ( 0 )
Please login to write a document.