EVOS di Winter is Coming Finis Peringkat 3, Harus Kembangkan Role Ini
EVOS di Winter is Coming menjadi sesuatu yang menarik untuk dibahas.
Mobile Legends | 15 December
Oleh DG Writer
EVOS di Winter is Coming menjadi salah satu topik yang paling banyak dibicarakan oleh komunitas Mobile Legends Indonesia. Turnamen internasional yang digelar di Rusia ini diharapkan menjadi panggung pembuktian kekuatan EVOS di level global.
Datang sebagai salah satu tim undangan bersama ONIC PH, ekspektasi terhadap EVOS di Winter is Coming terbilang tinggi. Dengan pengalaman dan kualitas individu pemain, EVOS setidaknya diproyeksikan mampu melaju hingga babak grand final.
Namun kenyataan di lapangan berkata lain. EVOS di Winter is Coming harus menerima hasil finis di peringkat ketiga, sebuah pencapaian yang terasa belum sepenuhnya mencerminkan potensi tim Macan Putih.
Meski begitu, perjalanan EVOS di Winter is Coming tetap menyisakan banyak catatan penting. Ada perkembangan yang patut diapresiasi, tetapi juga ada aspek krusial yang wajib dikembangkan jika EVOS ingin tampil lebih kompetitif ke depannya.
EVOS di Winter is Coming Sudah Berkembang, 3 Hal Ini yang Harus Dikembangkan
Cari Opsi Lebih Baik di Role Mid Lane dan Roamer
Performa EVOS di Winter is Coming menunjukkan bahwa dua role ini masih menjadi titik yang paling mudah dieksploitasi lawan. Bukan berarti Swaylow dan Kyy tampil buruk, tetapi tuntutan META saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan sekadar bermain stabil.
Mid laner di META sekarang dituntut mampu menjadi penggendong kedua, bahkan pengendali tempo utama di mid game. Sementara itu, roamer ideal harus memiliki pemahaman makro tingkat tinggi, keberanian membaca momen, serta pool hero yang luas untuk membuka lebih banyak opsi draft.
Jika EVOS ingin Season 17 yang lebih kuat, mencari opsi lain atau setidaknya meningkatkan kedalaman strategi di dua role ini menjadi langkah yang realistis.
Jangan Terlalu Nyaman dengan Power Hero
EVOS dikenal sebagai tim yang sangat percaya diri ketika sudah menemukan power hero yang terasa “aman”. Masalahnya, pola ini membuat EVOS kerap terjebak dalam zona nyaman dan kurang siap menghadapi draft anti-META dari lawan.
Hal tersebut kembali terlihat di EVOS di Winter is Coming, ketika lawan berani mengambil hero tidak populer namun efektif untuk mematahkan kekuatan utama EVOS. Ketika rencana awal gagal, EVOS terlihat kesulitan beradaptasi secara cepat.
Ke depan, fleksibilitas draft dan keberanian mencoba skema baru harus menjadi fokus agar EVOS tidak mudah dibaca dan di-counter.
Kurangi Beban Albert
Hampir semua tim yang berhadapan dengan EVOS sudah memahami bahwa Albert adalah satu-satunya pemain dengan level pembeda paling konsisten. Akibatnya, fokus lawan hampir selalu diarahkan kepadanya sejak early game.
Situasi ini membuat beban permainan EVOS di Winter is Coming terlalu terpusat pada satu pemain. Ketika Albert ditekan, opsi win condition EVOS otomatis menyempit.
Jika EVOS mampu menghadirkan penggendong lain yang setara, baik dari mid lane maupun gold lane, maka variasi gameplay akan jauh lebih kaya. EVOS di Winter is Coming seharusnya menjadi pelajaran penting untuk membangun tim yang lebih seimbang dan tidak bergantung pada satu figur saja.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.
Komentar ( 0 )
Please login to write a document.