Godiva Bocorkan Masalah Aura Fire yang Tidak Lolos Playoff MPL ID
Tidak lolos ke babak playoff MPL ID tiga musim berturun-turut, akhirnya Godiva bocorkan masalah Aura Fire lewat podcast EMPETALK milik Jonathan Liandi.
Berita | 07 May
Oleh Syahdan
Aura Fire menjadi salah satu tim yang tidak lolos ke babak playoff setelah bertengger di posisi 8 pada klasemen akhir MPL ID Season 7 regular season. Bahkan Aura Fire tidak lolos ke babak playoff selama tiga musim berturut-turut semenjak MPL ID Season 5. Godiva, sebagai salah satu pemain yang diundang ke EMPETALK milik Jonathan Liandi, akhirnya mengungkapkan masalah Aura Fire yang sebenarnya terjadi.
Menurut Godiva, masalah Aura Fire selama ini terletak dari chemistry pemain yang teralu dekat. Membuat setiap pemain enggan untuk mengeluarkan unek-uneknya dan mengomentari performa satu sama lain.
"Kita tuh punya chemistry-nya, tapi karena terlalu bagus chemistry-nya, kita enggak bisa ngomong kayak "gua enggak suka sama lu, lu enggak suka sama gua". Jadi kayak masalahnya tuh ditutupin doang, bukan diselesaikan. Kebanyakan "gapapanya", kalo menurut gua ya dari MPL ID Season 5. Gua rasa terlalu banyak yang ditahan lah, seharusnya kita keluarin aja gitu," kata Godiva di EMPETALK.
Menyambut musim depan, Godiva mengaku dirinya cukup bersemangat, khususnya untuk membuat Stories Instagram dengan kata 'hoki' saat Aura Fire berhasil memenangkan setiap pertandingan.
"Kan gua setiap kalah, misalnya sama EVOS, gua Stories bilang "sorry". Yang gua pengin sih season depan, gua pengin banget Stories bilang "terima kasih hokinya". Itu tuh seru banget, kayak Luminaire yang ngelakuinnya," kata Godiva.
Mari kita nantikan bagaimana Godiva akan membawa perubahan untuk Aura Fire di musim berikutnya. Nantikan informasi seputar game lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram DuniaGames ya.
Kamu juga bisa beli voucher untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games!
Baca Juga >> Mengaku Bersalah, Branz Minta Maaf Kepada Netizen
Komentar ( 0 )
Please login to write a document.