Pembelian Cepat
2 min reading

Tomonobu Itagaki, Kreator Dead or Alive dan Ninja Gaiden, Tutup Usia di 58 Tahun

Dunia game berduka atas meninggalnya Tomonobu Itagaki, kreator legendaris

FGC | 06 November

2025-11-01T13:49:12.000Z

Dunia Game Berduka, Tomonobu Itagaki Sang Legenda Dead or Alive dan Ninja Gaiden Tutup Usia

Kabar duka datang dari dunia game. Tomonobu Itagaki, sosok di balik dua seri legendaris Dead or Alive dan Ninja Gaiden, dikonfirmasi meninggal dunia pada 16 Oktober 2025 di usia 58 tahun. Berita ini diumumkan secara resmi oleh Itagaki Studio, yang menyebut sang kreator meninggal setelah berjuang melawan penyakit serius.

Dalam pernyataan resmi yang dibagikan melalui media sosial, pihak Team Ninja — studio yang membesarkan nama Itagaki — menuliskan:

“Dengan sangat berduka kami sampaikan bahwa Tomonobu Itagaki telah meninggal dunia setelah melawan penyakit yang dideritanya. Kami berterima kasih atas cinta dan dukungan dari para penggemar di seluruh dunia.”

Itagaki dikenal bukan hanya sebagai pengembang game, tapi juga sebagai sosok eksentrik yang membawa karakter kuat ke dalam setiap karyanya. Melalui gaya desain yang khas dan berani, ia membantu membentuk citra baru game aksi Jepang pada era 2000-an.

Karya dan Pengaruh Itagaki di Dunia Game

Karier Tomonobu Itagaki dimulai di Tecmo, tempat ia mendirikan Team Ninja. Di sana, ia menciptakan dua franchise yang hingga kini masih dikenal luas: Dead or Alive dan Ninja Gaiden.

Dead or Alive dikenal sebagai game pertarungan dengan sistem gameplay cepat dan responsif, sementara Ninja Gaiden memadukan aksi intens dengan tingkat kesulitan tinggi yang membuatnya disegani di kalangan gamer hardcore.

Melalui kedua seri ini, Itagaki menanamkan filosofi desainnya — bahwa game seharusnya menantang dan memuaskan pemain yang mau berusaha. Gaya ini kemudian memengaruhi banyak pengembang lain di Jepang dan dunia.

Pesan Terakhir dari Tomonobu Itagaki

Beberapa hari sebelum meninggal, Itagaki sempat meninggalkan pesan terakhir yang menyentuh hati di media sosialnya. Ia menulis:

“Cahaya dalam hidupku akan segera padam. Fakta bahwa kalimat ini telah diposting berarti waktuku akhirnya telah tiba. Aku sudah tidak lagi berada di dunia ini. Aku bangga telah mengikuti keyakinanku dan berjuang sampai akhir. Hidupku penuh dengan pertempuran, dan aku tidak menyesal sedikit pun.”

Pesan ini kini dianggap sebagai simbol dari semangat dan dedikasi Itagaki terhadap dunia yang ia cintai. Banyak penggemar melihatnya sebagai refleksi dari kepribadiannya yang keras kepala namun penuh passion.

Reaksi dari Dunia Industri Game

Begitu kabar meninggalnya tersebar, banyak tokoh besar industri game menyampaikan belasungkawa. Yosuke Hayashi, mantan rekan Itagaki di Team Ninja, menulis:

“Itagaki-san adalah mentor dan sosok yang penuh semangat. Industri ini kehilangan salah satu talenta terbaiknya.”

Ucapan duka juga datang dari Hideki Kamiya (Bayonetta) dan Katsuhiro Harada (Tekken), yang menyebut Itagaki sebagai “pionir sejati game aksi modern.”

Para penggemar di seluruh dunia pun membanjiri media sosial dengan ucapan duka dan kenangan terhadap karya sang legenda. Banyak yang menyebut bahwa Dead or Alive bukan sekadar game pertarungan, tetapi simbol dari masa keemasan industri game Jepang.

Warisan Abadi Seorang Legenda

Meninggalnya Tomonobu Itagaki meninggalkan duka mendalam bagi dunia hiburan digital. Namun, warisan yang ia ciptakan akan terus hidup melalui setiap duel, karakter, dan momen penuh adrenalin di dalam game ciptaannya.

Ia adalah contoh nyata seorang kreator sejati — yang berani melawan arus dan menciptakan sesuatu yang abadi. Dunia game mungkin kehilangan sosoknya, tetapi semangat Tomonobu Itagaki akan terus menginspirasi generasi pengembang berikutnya.

Komentar ( 0 )

Please login to write a document.

Artikel Terkait

10 Film yang Ikut Dibintangi Member JKT48

Movie | 18 May

Spesial Ulang Tahun ke-20, Inilah 5 Fakta Menarik The Sims!

Games | 06 February

Cara Mengalahkan Mega Houndoom di Raid Battle

Games | 05 October

Ekshibisi Esports PON XX Papua 2021 Telah Selesai, Ini Para Pemenangnya!

Berita | 27 September

Predator Kolaborasi dengan HMNS Luncurkan Predator Triton Neo 16 Limited Edition

Gadget | 03 May

[OPINI] Alasan Gol D. Roger Menyerahkan Diri ke Angkatan Laut di One Piece!

Anime & Manga | 27 March

RRQ Hoshi Turun ke Lower Bracket M3 Mobile Legends

Mobile Legends | 15 December

Kalahkan Alter Ego Tanpa Balas 2-0, ONIC CW: "Mereka Mainnya Takut-takut"!

Esports | 18 March