Kriteria Roster RRQ MPL ID S18 Menurut Pak AP
Kriteria Roster RRQ untuk musim depan diungkap Pak AP.
Mobile Legends | 28 May
Oleh DG Writer
Kegagalan RRQ Hoshi kembali lolos playoff MPL Indonesia Season 17 menjadi salah satu kejutan terbesar musim ini. Tim yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai simbol kekuatan MLBB Indonesia justru harus menutup regular season di papan bawah klasemen. Situasi tersebut langsung memunculkan gelombang kritik besar dari komunitas Kingdom hingga penggemar esports tanah air.
Ini menjadi kedua kalinya secara beruntun RRQ gagal melangkah ke babak playoff MPL Indonesia. Sebuah fakta yang terasa sangat sulit dipercaya jika melihat sejarah panjang organisasi tersebut di scene kompetitif Mobile Legends. Karena itu, banyak pihak mulai mempertanyakan arah pembangunan roster, sistem kepelatihan, hingga mentalitas para pemain RRQ dalam beberapa musim terakhir.
Sorotan terbesar tentu mengarah kepada CEO RRQ, Andrian Pauline atau yang lebih dikenal sebagai Pak AP. Sebagai sosok yang membangun RRQ menjadi salah satu organisasi esports terbesar di Indonesia, Pak AP akhirnya buka suara mengenai rasa kecewanya terhadap hasil buruk tim di MPL ID S17.
Menariknya, Pak AP tidak hanya berbicara soal hasil pertandingan atau performa teknis di dalam game. Ia justru membahas sesuatu yang lebih mendalam, yaitu mentalitas pemain yang menurutnya menjadi salah satu masalah utama di RRQ dalam beberapa musim terakhir. Dari situlah pembahasan mengenai Kriteria Roster RRQ mulai menjadi topik yang sangat menarik untuk dibedah.
Menurut Pak AP, tekanan bermain di RRQ memang berbeda dibanding tim lain. Status RRQ sebagai organisasi terbesar membuat ekspektasi publik terhadap para pemain menjadi sangat tinggi. Tidak semua pemain mampu menghadapi tekanan tersebut, bahkan meski mereka punya skill mekanik yang luar biasa sekalipun.
Karena itu, Pak AP memastikan bahwa Kriteria Roster RRQ untuk MPL ID Season 18 akan berubah drastis. RRQ tidak lagi hanya mencari pemain berbakat secara gameplay, tetapi juga sosok yang benar-benar siap menghadapi tekanan besar, kritik komunitas, dan ekspektasi tinggi dari Kingdom setiap musimnya.
Pak AP Selektif, Ungkap Kriteria Roster RRQ Season 18
Dalam pernyataannya, Pak AP secara terbuka mengungkapkan bahwa dirinya kini jauh lebih selektif dalam menentukan pemain yang layak membela RRQ. Ia merasa beberapa musim terakhir memberikan pelajaran penting bahwa tidak semua pemain cocok bermain untuk organisasi sebesar RRQ.
Berikut pernyataan lengkap Pak AP mengenai Kriteria Roster RRQ untuk MPL ID Season 18:
"Saya punya tekad untuk season 18 itu saya harus cari pemain-pemain yang berani. Kalau dia ada sedikit keraguan, segala macam. Setelah beberapa musim saya baru sadar RRQ tuh tidak cocok untuk semua pemain,"
Pernyataan tersebut langsung menjadi pembahasan besar di komunitas MLBB Indonesia. Banyak penggemar menilai bahwa RRQ memang membutuhkan pemain dengan mentalitas spesial untuk bisa bertahan di bawah tekanan besar organisasi. Bermain di RRQ bukan hanya soal kemampuan mekanik, tetapi juga kesiapan mental menghadapi sorotan publik setiap hari.
Pak AP juga menegaskan bahwa pemain yang ingin bermain tanpa tekanan kemungkinan besar tidak akan cocok dengan budaya RRQ yang sangat kompetitif. Menurutnya, ekspektasi terhadap pemain RRQ selalu jauh lebih besar dibanding organisasi lain.
"Kalau pemain ingin tak ada tekanan, pemain ingin salah sedikit dimaklumin, tak pengen dihujat kalau dia berbuat salah, sepertinya tidak bisa masuk RRQ,"
Ucapan tersebut terasa sangat keras, tetapi juga memperlihatkan realita yang selama ini terjadi di RRQ. Sebagai tim dengan basis penggemar terbesar di Indonesia, setiap kekalahan RRQ selalu memunculkan kritik besar kepada para pemain. Bahkan kesalahan kecil sekalipun sering menjadi bahan pembahasan besar di media sosial.
Hal itu pula yang membuat Kriteria Roster RRQ kini terasa jauh lebih spesifik dibanding sebelumnya. RRQ tampaknya tidak lagi hanya mencari pemain hebat secara statistik, tetapi juga pemain yang mampu tetap stabil ketika menerima tekanan besar dari komunitas.
Pak AP kemudian membandingkan situasi tersebut dengan legenda-legenda RRQ seperti Lemon, Xinnn, dan R7. Menurutnya, banyak pemain hanya melihat sisi popularitas dan status superstar dari para legenda RRQ, tanpa memahami beban besar yang mereka tanggung selama aktif bermain.
"Karena orang selalu melihatnya Lemon, Bang Xinn, R7 (legenda RRQ). Superstar gitu lho. Tapi satu yang harus digarisbawahi, mereka kan memang deliver, memang perform. mereka memang kasih sesuatu ke tim,"
Pernyataan tersebut menjadi sindiran halus bahwa status besar di RRQ hanya bisa didapat jika pemain benar-benar mampu memberikan performa konsisten untuk tim. Para legenda RRQ mendapatkan rasa hormat komunitas bukan semata karena popularitas, tetapi karena kontribusi besar mereka selama bertahun-tahun.
Dalam konteks Kriteria Roster RRQ, hal ini menunjukkan bahwa RRQ kemungkinan akan lebih memprioritaskan pemain dengan mental kompetitif tinggi dibanding sekadar pemain populer. Sosok yang mampu tampil stabil di bawah tekanan tampaknya akan menjadi prioritas utama untuk musim depan.
Pak AP juga menegaskan bahwa tekanan ketika bermain buruk di RRQ jauh lebih besar dibanding organisasi lain. Karena itulah ia merasa tidak bisa lagi mempertahankan pemain yang tidak mampu menghadapi situasi tersebut.
"Yang mereka tak sadar adalah pas tidak perform itu (tekanan) akan berkali-kali lipat ketimbang tim lain. Saya tak bisa toleransi itu lagi. Sesayang apapun (dengan pemainnya), tak bisa cocok gitu, "
Kalimat tersebut menjadi sinyal sangat kuat bahwa RRQ kemungkinan besar akan melakukan perubahan roster besar untuk MPL ID S18. Bahkan pemain yang sebenarnya disukai manajemen pun bisa saja dilepas jika dianggap tidak cocok dengan kultur tekanan tinggi di RRQ.
Banyak komunitas kini mulai berspekulasi soal siapa saja pemain yang akan dipertahankan dan siapa yang berpotensi dilepas. Namun satu hal yang terlihat jelas, Kriteria Roster RRQ kini benar-benar berubah drastis dibanding beberapa musim sebelumnya.
RRQ tampaknya ingin kembali membangun identitas lama mereka sebagai tim penuh mental monster yang mampu bermain di bawah tekanan besar. Filosofi itu dulu sangat melekat pada era kejayaan RRQ bersama Lemon, Xinnn, R7, hingga Alberttt ketika mereka menjadi salah satu tim paling ditakuti di Asia Tenggara.
Kini, setelah dua musim beruntun gagal lolos playoff, RRQ seperti sadar bahwa mereka membutuhkan reset besar bukan hanya secara gameplay, tetapi juga mentalitas tim secara keseluruhan. Karena itu, pembentukan roster MPL ID S18 nanti kemungkinan akan menjadi salah satu momen paling penting dalam sejarah modern RRQ.
Jika proses rebuild tersebut berhasil, bukan tidak mungkin RRQ bisa kembali menjadi penantang gelar juara MPL Indonesia. Namun jika mereka kembali salah memilih pemain yang tidak sesuai dengan Kriteria Roster RRQ versi Pak AP, tekanan besar dari Kingdom kemungkinan akan kembali menjadi masalah utama musim depan.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.
Komentar ( 0 )
Please login to write a document.