Lucasfilm Rilis Trailer Series Maul: Shadow Lord, Tayang Awal April
Lucasfilm merilis trailer perdana Maul: Shadow Lord yang tayang 6 April 2026. Serial ini mengeksplorasi era Dark Times.
Berita | 02 February
Oleh ChrisKurniawan
Lucasfilm secara resmi telah melepas trailer perdana untuk serial Maul: Shadow Lord, menandai babak baru yang krusial dalam sejarah waralaba Star Wars. Hampir tiga dekade sejak kemunculan pertamanya yang ikonik namun singkat di Star Wars: The Phantom Menace, karakter Darth Maul akhirnya mendapatkan panggung utamanya sendiri dalam format serial televisi. Langkah ini menegaskan besarnya pengaruh Sith Lord bertanduk tersebut dalam semesta Star Wars, sekaligus menebus anggapan lama bahwa potensinya "dimatikan terlalu cepat" di layar lebar.
Serial Maul: Shadow Lord mengambil latar waktu pada era Dark Times, sebuah periode kelam di mana Kekaisaran Galaksi berada di puncak kekuasaannya. Dalam linimasa ini, Darth Maul digambarkan tengah berupaya keras membangun kembali jaringan kriminalnya di dunia bawah galaksi (underworld), sembari mencari dan melatih seorang murid baru. Cuplikan trailer memperlihatkan nuansa yang gelap dan brutal, sarat dengan intrik politik, perebutan kekuasaan, serta aksi intens yang menjadi ciri khas sisi gelap semesta Star Wars.
Jadwal penayangan serial ini telah dikunci mulai 6 April 2026 dengan format dua episode per minggu. Strategi rilis ini dirancang agar serial mencapai puncaknya pada episode penutup di tanggal 4 Mei, yang dirayakan secara global sebagai Star Wars Day. Selain aksi Maul, trailer tersebut juga memperkenalkan karakter baru bernama Devon Izara, seorang Twi’lek berkulit merah yang sensitif terhadap Force. Sosok ini disebut-sebut sebagai reinterpretasi dari Darth Talon, karakter legendaris dari Expanded Universe (Legends) yang konsep awalnya berasal dari ide George Lucas sebagai calon murid Maul.
Dalam versi kanon terbaru ini, narasi Maul mengambil arah yang berbeda dari rencana awal Lucas. Jika sebelumnya Darth Talon diproyeksikan sebagai murid Maul di era pasca-trilogi orisinal, Maul: Shadow Lord justru menempatkan mereka tepat di tengah dominasi Kaisar Palpatine dan Darth Vader. Keberadaan Maul bersama calon muridnya ini menjadi ancaman langsung terhadap aturan Rule of Two milik Sith, sekaligus membuka potensi konflik internal yang berbahaya di antara para pengguna sisi gelap.
Perubahan signifikan juga terlihat pada desain karakter Devon Izara. Lucasfilm tampaknya melakukan penyesuaian modern dibandingkan versi komik lama yang kerap dikritik karena penggambaran yang terlalu seksual. Pendekatan baru ini dinilai lebih selaras dengan visi kontemporer Star Wars yang ingin menampilkan Twi’lek sebagai karakter yang kompleks dan berbobot. Dengan rilisnya trailer ini, Maul: Shadow Lord menjanjikan eksplorasi mendalam sisi gelap galaksi yang jarang tersentuh, menjadikan kembalinya Darth Maul bukan sekadar nostalgia, tetapi perluasan mitologi yang penuh intrik.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.
Komentar ( 0 )
Please login to write a document.