Misi KAGENDRA Juara FFNS 2026 Spring, Roster Internasional Optimistis 999 Persen!
Misi KAGENDRA juara FFNS 2026 Spring, simak seperti apa cerita dari balik layar bersama Manajer, Jarz dan para pemain yakni Raff serta Jojoo.
Free Fire | 04 April
Oleh DG Writer
Grand Finals Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2026 Spring atau FFNS 2026 Spring siap digelar di Palembang Sport Convention Center, Palembang pada Minggu, 5 April 2026. Total 12 tim Free Fire terbaik se-Indonesia siap untuk bertanding merebut gelar juara, hadiah uang tunai serta tiket menuju panggung kompetisi Free Fire World Series (FFWS) SEA 2026 Spring mendatang. Satu langkah lagi, kita akan melihat siapakah tim yang akan menyandang titel “Raja Free Fire” di Indonesia.
Sebagai juara musim Fall lalu, KAGENDRA hadir membawa kekuatan baru di FFNS 2026 Spring kali ini. Meski memang mereka sempat terjatuh di FFWS SEA 2025 Fall, namun Raff dan kawan-kawan hadir untuk membuktikan bahwa mereka masih layak menyandang titel tim Free Fire terbaik di Indonesia dan melangkah kembali ke FFWS SEA 2026 Spring. Sebagai informasi, KAGENDRA menghadirkan Jonathan “Jojoo” Ade menjadi pemain terbaru mereka. Seperti apa persiapan KAGENDRA untuk menghadapi Grand Final FFNS 2026 Spring kali ini? Simak selengkapnya di sini.
Persiapan KAGENDRA Bawa Kekuatan Baru di Grand Finals FFNS 2026 Spring, Evaluasi Proses Latihan dan Fokus Pemain Inti
Menghadapi Grand Finals FFNS 2026 Spring, KAGENDRA menjadi salah satu dari 3 tim yang mendapatkan priviledge untuk tampil di Grand Finals secara langsung sebagai tim yang berhasil menjadi juara musim lalu. Dalam persiapan mereka menuju ke Grand Finals, Fajar “Jarz” Catur sebagai manajer tim menyatakan bahwa KAGENDRA berfokus dengan empat pemain saja setelah mereka resmi melepas salah satu pemain yakni Arya Bumi “Kibaa” Satria di awal tahun 2026 ini.
“Tentang persiapan tim kami, setelah Kiba dilepas kami lebih fokus soalnya kami hanya memiliki empat pemain jadi tidak perlu memikirkan tentang pemain cadangan. Sejauh ini, persiapan semua pemain berjalan dengan lancar, didukung hasil scrim juga oke semoga di Grand Finals ini kami mendapatkan hasil yang terbaik,” ujar Jarz kepada Dunia Games (DG) eksklusif. Sebagai kapten tim, Rafli Aidil “Raff” Fitrah juga menyatakan bahwa tim KAGENDRA sudah siap untuk menghadapi Grand Finals.
Raff menyatakan dari berbagai turnamen third party yang mereka ikuti sebagai proses latihan tim, mereka memang sempat struggle namun semua proses latihan mereka jadikan sebagai bahan evaluasi terkait pertandingan di Grand Finals. “Untuk kesiapan tim, Insya Allah sudah matang buat hari Minggu. Persiapan kami bisa dikatakan dari beberapa turnamen third party, kami sempat struggle. Jadi dari third party tournament tersebut kami jadikan bahan evaluasi mengatasi masalah di Grand Finals,” kata Raff.
Jojoo Hadir Sebagai Harapan, Adaptasi Dengan Roster KAGENDRA Lebih Cepat
Setelah tersingkir dari FFWS SEA 2025 Fall, KAGENDRA bergerak cepat merekrut bintang muda handal, Jonathan “Jojoo” Ade. Sebagai informasi, Jojoo merupakan salah satu pemain berbakat di Indonesia di mana ia sudah punya pengalaman menjadi juara di tingkat Nasional, dan Internasional. Meski sudah mengantongi segudang pengalaman, Jojoo tetap mengakui FFNS menjadi tantangan baru di dalam kariernya. “Jadi tantangan baru, soalnya (saya) mulai dari FFNS lagi, bukan? Sepertinya kompetisinya itu lebih sulit karena hanya diambil satu (tim) ke FFWS SEA,” ucap Jojoo kepada Dunia Games (DG) eksklusif.
Kendati demikian, ia tidak menjadikan itu sebagai keluhan dan Jojoo mengatakan bahwa dengan tim KAGENDRA, mereka sudah berlatih cukup keras untuk Grand Finals. “Tapi, itu tidak jadi halangan (karena) kami sudah latihan keras tinggal Minggu besok yang menentukan (hasilnya),” ujar Jojoo menambahkan. Jojoo pun mengakui bahwa bergabung ke KAGENDRA tidak membuatnya kesulitan beradaptasi. Hal tersebut dikarenakan adanya sosok Satriyo “Dead” yang sebelumnya pernah bermain dengannya.
Dibandingkan dengan bergabung ke tim lain, menurut Jojoo ada beberapa pertimbangan yang harus ia ambil. “Saya (bergabung) karena sudah ada (pemain) dari tim sebelumnya, si Dead. Jadi saya berpikir lebih gampang menyatu daripada masuk ke tim lain. Saya sama Dead juga lumayan akrab, (sebelumnya) bisa jadi ada pertimbangan ke tim lain pasti ada pertimbangan tertentu. Misalnya kenyamanan, bagaimana timnya, atau orang-orang di timnya kita tidak tahu bagaimana misalnya sebagai orang baru,” jelasnya.
Akui Persaingan Lebih Keras Musim Ini, Jarz Tetap Optimistis Bersama KAGENDRA
Menjadi juara FFNS musim sebelumnya, tentu KAGENDRA akan menghadapi tantangan, lawan yang berbeda di Grand Finals nantinya. Selain memperhatikan kesiapan dari segi teknis, Jarz sebagai manajer tim mengakui kemistri tim sudah cukup padu dan kuat. Kebersamaan para pemain di Gaming House menjadi salah satu strategi mengikat kemistri yang digunakan oleh tim. “Dari segi kemistri tim, anak-anak sudah menyatu sekali dari luar game. Anak-anak sering bercanda bareng, menyatu. Mungkin hitungannya di GH kami sudah bonding,” ujar Jarz kepada Dunia Games (DG) eksklusif.
Melihat persaingan di Grand Finals, Jarz mengaku bahwa KAGENDRA mewaspadai semua tim dan tidak ada tim yang dikhususkan. Sebagai manajer tim pun Jarz melihat persaingan di Grand Finals musim ini akan lumayan kuat baik dari segi tim-tim esports hingga tim-tim komunitas yang dinilai sama kuat. “Melihat komposisi lawan, sebenarnya semua tim bisa dibilang cukup kami waspadai. Tidak ada tim spesifik yang kami waspadai, menurut saya season ini lumayan keras. Tim-tim komunitasnya juga sama, banyak yang kuat,” papar Jarz.
“Kami tetap optimistis, hanya fokus ke (permainan) tim saja bagaimana caranya supaya (kami) bisa survive ke late game terus,” tuturnya.
Dengan Kekuatan Roster Internasional, KAGENDRA Yakin Juara FFNS 2026 Spring 999 Persen!
Sebagai pemain yang memiliki pengalaman juara di level Nasional hingga Internasional, Jojoo mengatakan bahwa ia membawa mindset penting untuk KAGENDRA di mana ia menekankan para pemain untuk tetap tenang dan percaya diri di Grand Finals. “Saya membawa mindset (bermain) tenang sama percaya diri. Pokoknya mau kami nanti di Grand Finals ada hasil match yang jelek atau bagaimana pokoknya tetap tenang dan percaya diri saja. Karena masih ada match lain, belajar reset di setiap game,” ujar Jojoo.
Menuju ke Grand Finals besok, Raff sebagai kapten tim KAGENDRA pun optimistis bahwa kali ini mereka sudah sangat siap mendapatkan hasil yang diharapkan menjadi juara. “Optimistis juara 999 persen! Soalnya kami sudah siap sekali. Kami sudah menunggu hari di mana hari yang kami nantikan, tinggal selebrasinya saja Insya Allah,” ungkap Raff. Terakhir, sebagai manajer tim Jarz mengatakan bahwa dirinya berharap semoga apa yang diharapkan oleh tim bisa terwujudkan di Grand Finals.
“Saya melihat optimisme dari semua pemain, ya mudah-mudahan (bisa) terwujudkan besok di Grand Finals,” kata Jarz. Jarz mengungkapkan bahwa musim ini, ia melihat roster KAGENDRA lebih baik dibanding musim lalu karena sekarang KAGENDRA memiliki pemain-pemain yang sudah berpengalaman bertanding di level Internasional sehingga menjadi lebih baik. “Situasinya justru lebih baik dibandingkan yang kemarin. Apalagi pemainnya ini semua, mereka sudah pernah merasakan (bertanding di) Internasional. Jadi mereka lebih baik dari yang kemarin,”
“Untuk Balagendra, teman-teman Dunia Games dan semua Survivors minta dukungannya untuk KAGENDRA semoga bisa juara di FFNS 2026 Spring,” pungkasnya.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.
Komentar ( 0 )
Please login to write a document.