Pembelian Cepat
5 min reading

ONIC Gugur M7 Bisa Terjadi, 3 Cara Tim Landak Bungkam TLPH di Lower Bracket

ONIC gugur M7 lebih cepat berpotensi terjadi, ini cara penanggulangannya.

Berita | 19 January

2026-01-19T08:25:23.000Z

ONIC Gugur M7 kini bukan lagi sekadar wacana yang dibicarakan di media sosial. Setelah gagal mempertahankan momentum di Knockout Stage M7, skenario terburuk mulai menghantui perjalanan sang Raja Langit. Kekalahan 0-2 dari Alter Ego di upper bracket membuat ONIC harus turun ke lower bracket, sebuah jalur yang penuh tekanan tanpa ruang untuk kesalahan.

Situasi ini semakin terasa berat karena lawan pertama ONIC di lower bracket bukanlah tim sembarangan. Mereka akan langsung berhadapan dengan Team Liquid PH (TLPH), wakil Filipina yang juga turun dari upper bracket usai kalah tipis 1-2 dari Aurora PH. Artinya, salah satu dari dua raksasa—juara MPL Indonesia atau juara MPL Filipina—harus angkat koper lebih cepat dari M7 World Championship.

Narasi ONIC Gugur M7 pun semakin kencang digaungkan publik. Performa ONIC sepanjang M Series kali ini dinilai belum benar-benar menggigit. Identitas agresif, disiplin makro, dan keunggulan teamfight yang biasanya menjadi ciri khas mereka, belum sepenuhnya terlihat konsisten. Di sisi lain, TLPH justru datang dengan status unggulan pertama juara, dengan pengalaman dan mental turnamen yang sudah teruji.

Namun, di tengah tekanan tersebut, peluang belum sepenuhnya tertutup. ONIC Gugur M7 memang bisa terjadi, tetapi bukan berarti tak bisa dicegah. Masih ada celah, masih ada jalan, dan masih ada cara bagi ONIC untuk membungkam TLPH di lower bracket dan menjaga asa mereka tetap hidup di M7.

ONIC Gugur M7 Harus Dihindari, Ini 3 Cara Kalahkan TLPH

Turunnya ONIC ke lower bracket adalah titik krusial yang akan menentukan arah perjalanan mereka di M7. Sekali terpeleset, ONIC Gugur M7 akan menjadi kenyataan pahit. Menghadapi TLPH yang dikenal sangat solid secara struktur permainan, ONIC wajib tampil nyaris sempurna. Berikut tiga kunci utama yang bisa menjadi pembeda.

1. Lutpii Harus Memperbaiki Performanya

Salah satu sorotan terbesar dari performa ONIC di M7 sejauh ini adalah kontribusi EXP Laner mereka, Lutpii. Harus diakui, sepanjang turnamen, Lutpii belum tampil seperti versi terbaiknya. Beberapa kali ia terlihat kalah tempo, terlambat masuk teamfight, atau gagal menjadi frontliner yang diharapkan.

Menghadapi TLPH, masalah ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Sanford, EXP Laner TLPH, dikenal sebagai salah satu EXP paling konsisten dan disiplin di dunia. Duel Lutpii vs Sanford pada Kamis, 22 Januari 2026, akan menjadi salah satu faktor penentu apakah ONIC Gugur M7 atau justru bangkit.

Lutpii harus benar-benar all-in. Bukan hanya soal mekanik individu, tetapi juga soal pemilihan hero, timing masuk teamfight, dan keberanian mengambil keputusan. Jika Lutpii mampu setidaknya menahan Sanford agar tidak mendominasi map, peluang ONIC untuk bermain lebih leluasa akan terbuka. Tanpa perbaikan signifikan dari sisi EXP lane, ONIC Gugur M7 akan semakin sulit dihindari.

2. Jangan Paksa Fighter Gold Lane

Eksperimen ONIC dengan Fighter Gold Lane sepanjang M7 menjadi salah satu topik yang paling banyak diperdebatkan. Skylar memang menunjukkan perkembangan luar biasa dengan hero-hero non-marksman. Namun, melawan tim sekelas TLPH, pendekatan ini berpotensi menjadi bumerang.

Skylar adalah tipe pemain late-game carrier. Kebiasaannya menggendong di fase akhir pertandingan adalah salah satu kekuatan terbesar ONIC. Melawan TLPH, adu marksman hampir pasti terjadi, terutama jika Gold Lane TLPH mendapatkan ruang farm yang cukup. Dalam konteks ini, memaksa Fighter Gold Lane justru berisiko menghilangkan win condition utama ONIC.

Jika ONIC tetap ngotot bereksperimen, narasi ONIC Gugur M7 akan semakin kuat. Melawan unggulan pertama, pendekatan pragmatis jauh lebih dibutuhkan. Ambil marksman comfort untuk Skylar, bangun komposisi teamfight yang jelas, dan pastikan ada scaling yang aman menuju late game. Dalam duel hidup-mati seperti ini, stabilitas jauh lebih penting dibanding kejutan draft.

3. Hindari Gerakan Tambahan yang Tidak Perlu

Saat menghadapi Alter Ego, ONIC beberapa kali melakukan gerakan yang tergolong over commit. Entah itu terlalu memaksakan teamfight, mengejar kill tanpa objektif jelas, atau membuka map tanpa vision yang memadai. Gerakan-gerakan kecil ini mungkin terlihat sepele, tetapi di level M7, kesalahan sekecil apa pun bisa berujung fatal.

Melawan TLPH yang sangat disiplin dalam membaca kesalahan lawan, ONIC harus bermain jauh lebih bersih. Perhitungan makro, pengambilan objektif, dan rotasi harus dilakukan dengan presisi tinggi. Tidak ada ruang untuk “gerakan tambahan” yang hanya mengandalkan insting.

Jika ONIC mampu menahan diri, bermain lebih sabar, dan hanya mengambil fight yang benar-benar menguntungkan, peluang mereka untuk bertahan akan meningkat drastis. Sebaliknya, jika pola over commit kembali terulang, ONIC Gugur M7 hampir tak terelakkan.

Tekanan Besar, Tapi Bukan Akhir Segalanya

Pertandingan melawan TLPH di lower bracket bukan sekadar soal siapa yang lebih kuat secara mekanik. Ini adalah ujian mental, kedewasaan bermain, dan kemampuan beradaptasi di bawah tekanan ekstrem. ONIC Gugur M7 memang menjadi ancaman nyata, tetapi ancaman itu juga bisa menjadi bahan bakar kebangkitan.

Ironisnya, fakta bahwa salah satu juara MPL ID atau MPL PH harus pulang lebih awal justru menambah intensitas laga ini. ONIC membawa harapan Indonesia, sementara TLPH membawa tradisi dominasi Filipina di panggung dunia. Benturan dua kekuatan besar ini akan menjadi salah satu match paling menentukan di M7.

Jika ONIC mampu belajar dari kekalahan, memperbaiki detail kecil, dan kembali ke identitas mereka sebagai tim yang disiplin dan efisien, peluang untuk membungkam TLPH tetap terbuka. Namun jika masalah yang sama kembali muncul, maka ONIC Gugur M7 akan tercatat sebagai salah satu kejutan terbesar turnamen ini.

Pada akhirnya, semuanya akan ditentukan di dalam game. Lower bracket tidak memberi kesempatan kedua. Bagi ONIC, ini adalah momen pembuktian terakhir: bangkit dan melanjutkan mimpi, atau gugur lebih cepat dari yang diharapkan. Dan di titik inilah, ONIC Gugur M7 benar-benar akan diuji—apakah sebagai takdir, atau sebagai ancaman yang berhasil dipatahkan.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.

Komentar ( 0 )

Please login to write a document.

Artikel Terkait

Reaksi Streamer Lihat Rinz dan Toyy di Match RRQ vs GEEK MPL ID S16

MPL ID | 07 October

15 Fakta Izumi Uchiha, Sosok Wanita yang Dicintai Oleh Itachi Uchiha

Anime & Manga | 06 October

Cara Membuat Room Turnamen Mobile Legends

Mobile Legends | 01 December

[Best Moment MPL ID S13] Ketika Sanz di Base RRQ Hingga Emak EVOS Hadir di Week 2

Mobile Legends | 19 March

Menangkan El Clasico Playoff MPL ID S11, Yu Zhong Saykots Siap di MSC 2023!

Esports | 07 April

Build Grock Tersakit 2024 yang Bisa Bantu Kamu Masuk ke Mythic Mobile Legends

Mobile Legends | 22 February

Ini 5 Hero Mobile Legends yang Sering Di-ban Selama Tahun 2021

Mobile Legends | 08 December

Tumbang dari RSG MY, Langkah Bigetron Alpha di MSC 2021 Harus Terhenti

Berita | 12 June