ONIC Kalah di M7 Lawan Yangon Galacticos, Ini 3 Alasannya
ONIC kalah di M7 saat menghadapi juara Myanmar.
Berita | 12 January
Oleh DG Writer
Hasil mengejutkan terjadi di Swiss Stage M7 World Championship ketika ONIC Esports harus mengakui keunggulan wakil Myanmar, Yangon Galacticos. Dalam laga Swiss Stage Bracket 1-0, ONIC Kalah di M7 dengan skor 0-1 pada pertandingan krusial yang langsung berdampak pada jalur kompetisi mereka.
Sebagai salah satu unggulan turnamen, ONIC tetap datang dengan ekspektasi tinggi. Namun di atas panggung, Yangon Galacticos tampil disiplin, berani, dan sangat terstruktur. ONIC Kalah di M7 bukan karena kalah mekanik semata, melainkan akibat beberapa detail penting yang dieksekusi lebih baik oleh tim Myanmar tersebut.
Format Swiss Stage dengan sistem BO1 kembali menunjukkan sisi brutalnya. Tidak ada ruang untuk kesalahan kecil atau adaptasi panjang. Dalam kondisi seperti ini, satu keputusan keliru bisa menentukan hasil akhir, dan hal itulah yang dialami ONIC ketika mereka Kalah di M7 dari Yangon Galacticos.
Akibat kekalahan ini, ONIC harus turun ke bracket 1-1 dan menghadapi tantangan berat berikutnya. Mereka dijadwalkan bertemu Team Spirit pada Selasa, 13 Januari 2026, dalam laga hidup-mati untuk menjaga peluang bertahan di M7 World Championship.
3 Alasan ONIC Kalah di M7 dari Yangon Galacticos
- Valentina EXP Lane Yangon Lebih Efektif dari Sora ONIC
Salah satu faktor paling menonjol saat ONIC Kalah di M7 adalah perbedaan impact di EXP Lane. Yangon Galacticos memainkan Valentina di EXP Lane dengan sangat efektif, khususnya dalam memanfaatkan ultimate Sora.
Dalam beberapa teamfight penting, Valentina mampu mencuri ultimate Sora dan menggunakannya dengan timing yang jauh lebih menentukan dibandingkan Sora milik Lutpi sendiri. Ultimate hasil copy tersebut justru menjadi senjata utama Yangon untuk membalikkan situasi fight.
Kondisi ini membuat ONIC kesulitan memaksimalkan win condition mereka. Ketika hero counter mampu memberi dampak lebih besar dibandingkan hero inti ONIC, kekalahan di laga BO1 seperti ini menjadi sangat sulit dihindari. Faktor ini jelas berkontribusi besar atas ONIC Kalah di M7.
- Retribution Kairi Tidak On-Point saat Bermain Leomord
Alasan kedua ONIC Kalah di M7 datang dari sektor jungle. Kairi yang menggunakan Leomord terlihat tidak berada dalam performa terbaiknya, khususnya dalam eksekusi retribution pada objektif besar.
Terdapat beberapa momen krusial di mana Turtle maupun Lord gagal diamankan oleh ONIC meski posisi mereka relatif siap. Kegagalan retri ini langsung dimanfaatkan Yangon Galacticos untuk mengambil alih tempo permainan.
Dalam format BO1, kehilangan satu objektif besar saja sudah cukup untuk menggeser momentum sepenuhnya. Kontrol map Yangon semakin solid, sementara ONIC harus bermain reaktif. Situasi ini menjadi salah satu penyebab utama mengapa ONIC Kalah di M7.
- Yangon Galacticos Fokus Targeting Sanz
Faktor terakhir adalah strategi Yangon Galacticos yang sangat jelas dalam menargetkan Sanz. Sejak early game, Yangon konsisten menekan area mid dan membatasi ruang gerak sang midlaner ONIC.
Ketika Sanz berhasil dimatikan atau dipaksa bermain defensif, performa ONIC langsung menurun drastis. Sanz merupakan pusat permainan ONIC, baik dari sisi damage, kontrol map, maupun pengambilan keputusan di mid game.
Dalam laga dengan sistem BO1, strategi targeting seperti ini sangat efektif. Yangon tidak memberi ONIC kesempatan untuk mengembangkan permainan mereka. Saat Sanz tidak bisa berbuat banyak, ONIC Kalah di M7 pun menjadi hasil yang tak terelakkan.
Kekalahan ini memang menjadi pukulan, tetapi belum menutup peluang ONIC sepenuhnya. Turun ke bracket 1-1 justru menjadi ujian adaptasi dan mental. Menghadapi Team Spirit, ONIC harus tampil jauh lebih rapi agar tidak kembali ONIC Kalah di M7 dan menjaga asa mereka di panggung dunia.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.
Komentar ( 0 )
Please login to write a document.