RRQ Kazu Gagal di FFWS Global Finals 2025 CS Mode, Adyy Beri Penjelasan
Simak tanggapan Coach Adyy mengenai RRQ Kazu gagal di FFWS Global Finals 2025 CS Mode.
Free Fire | 11 November
Oleh DG Writer
Kompetisi Free Fire World Series (FFWS) Global Finals 2025 menghadirkan mode Clash Squad (CS) sama seperti di kompetisi tingkat regional bagi top 8 teams yang berhasil melewati pekan pertama Knockout Stage FFWS Global Finals 2025. Salah satu di antara 8 tim tersebut, adalah RRQ Kazu sebagai satu-satunya wakil Indonesia. RRQ Kazu bertemu dengan All Gamers Global (AG) di laga perdana mereka.
Sebagai informasi, kompetisi Clash Squad (CS) FFWS Global Finals 2025 hanya berlangsung pada Rabu dan Kamis, 5-6 November 2025 dan top 4 teams akan melaju ke Grand Finals di Indonesia Arena, Jakarta pada Jumat, 14 November 2025 mendatang. Tentunya, para penggemar Free Fire di Indonesia berharap hasil terbaik dari RRQ Kazu sebagai wakil Indonesia yang bertanding.
Coach Adyy Ungkap Penyebab RRQ Kazu Gagal di FFWS Global Finals 2025 CS Mode
Sayangnya, perjalanan RRQ Kazu di FFWS Global Finals 2025 CS Mode tidak berjalan mulus. Pada laga perdana, mereka menelan kekalahan melawan All Gamers dengan skor 0-2 dan harus turun ke Lower Bracket. Meski sempat menang melawan GOW Esports dengan skor 2-0, langkah RRQ terhenti di tangan HEAVY dan kalah dengan skor 1-2. Hasil ini tentu sangat mengecewakan.
Berbicara mengenai performa RRQ Kazu yang kian menurun dibanding berbagai kompetisi sebelumnya, menurut Adi “Adyy” Gustiawan sebagai pelatih ia menyatakan bahwa di turnamen sebelumnya anak asuhnya bisa berfokus untuk berlatih mode Clash Squad (CS). Akan tetapi, kini mereka harus membagi jadwal latihan mode CS dan BR. “Di turnamen sebelumnya, kami bisa lebih fokus untuk bermain Clash Squad (CS) terlepas dari turnamen BR mode. Tapi, di beberapa (turnamen) terakhir ini kami mengalami kesulitan karena jam latihan di mode CS harus terbagi dengan mode BR,” ucap Adyy kepada Dunia Games (DG) eksklusif.
Adyy menambahkan, bahwa pemisahan kompetisi CS Mode dan BR Mode dalam satu kompetisi memberi dampak besar. Sebagai contoh, jika disatukan maka jeda waktu antar mode akan terasa cukup singkat. Adyy mengatakan bahwa hal tersebut memang bukan alasan di balik buruknya performa RRQ Kazu di setiap turnamen CS Mode. Akan tetapi, ia merasa butuh waktu lebih banyak untuk berlatih secara optimal.
“Walaupun event terpisah tapi jarak waktu transisi dari BR ke Mode CS itu tergolong singkat. Jadi, memang sulit dikoordinasikan. Walaupun bukan jadi alasan kami untuk itu, proses pemusatan latihan anak-anakbisa lebih objektif dan terstruktur jika memiliki waktu yang cukup untuk latihan di mode tertentu,” ujar Adyy menambahkan. Terakhir, ia menilai perubahan META CS Mode dulu dan di FFWS Global Finals 2025 saat ini terletak pada Loadout.
“Yang menjadi pembeda, lebih ke arah loadout saja,” pungkasnya.
Well, semoga kegagalan di CS Mode tidak mempengaruhi tekad dan motivasi RRQ Kazu untuk juara di FFWS Global Finals 2025 mode BR ya, Survivors. Jangan lewatkan keseruan aksi dan pertandingan mereka di Grand Final, Sabtu tanggal 15 November 2025 di Indonesia Arena, Jakarta. Datang dan berikan dukungan terbaik kamu untuk RRQ Kazu dan semoga mereka bisa mewujudkan misi #EraIndonesiaJuara.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.
Komentar ( 0 )
Please login to write a document.