Regenerasi RRQ Kazu di FFWS SEA 2026 Spring, Investasi Penting Coach Adyy!
Simak bagaimana cerita di balik penambahan Ranz ke dalam roster RRQ Kazu untuk FFWS SEA 2026 Spring bersama Coach Adyy di sini.
Free Fire | 04 May
Oleh DG Writer
Menghadapi kompetisi FFWS SEA 2026 Spring, RRQ Kazu menghadirkan sosok pemain baru yang berasal dari tim Akademi mereka yakni RRQ Academy bernama Ranz. Bintang muda yang diorbitkan oleh pelatih tim Adi “Adyy” Gustiawan tersebut bisa dikatakan sudah membersamai tim dalam dua kompetisi pramusim yakni Free Fire Battle Rush (FFBR) dan Free Fire Nusantara Series (FFNS) membuat Ranz sepenuhnya sudah dinyatakan layak untuk menjajal level kompetisi SEA bersama RRQ Kazu.
Sebelumnya, beberapa pemain yang pernah melengkapi RRQ Kazu tidak sepenuhnya berhasil. Mulai dari Azriel, Kibaa, hingga Ikall dalam perjalanan mereka tidak menemui kesuksesan besar bersama RRQ Kazu. Dalam berbagai kompetisi seperti FFWS SEA 2025 Spring & Fall Season, Free Fire Esports World Cup, FFWS Global Finals 2025 “hampir” saja tidak cukup bagi RRQ Kazu. Perlu adanya terobosan baru untuk kembali melambungkan nama Sang Raja Dari Segala Raja di scene kompetitif Free Fire.
Ranz Lengkapi Amunisi RRQ Kazu di FFWS SEA 2026 Spring, Patahkan Stigma “Titik Lemah” Sang Raja!
Kepada Dunia Games (DG) secara eksklusif, pelatih RRQ Kazu yakni Coach Adyy menyatakan seperti apa persiapan timnya menuju FFWS SEA 2026 Spring di mana ia menyebutkan beberapa kompetisi pramusim seperti Free Fire Battle Rush (FFBR) dan Free Fire Nusantara Series (FFNS) sangat berperan dalam persiapan RRQ Kazu, khususnya untuk mempersiapkan bintang muda mereka, Ranz. “Untuk persiapan tim kami sudah coba dari fase awal tahun, coba trial and error pemain jadi memang kami di Free Fire Battle Rush lebih ke arah mematangkan kondisi pemain, lebih spesifik ke arah Ranz,” ucap Coach Adyy kepada Dunia Games (DG).
“Kami punya pemikiran bahwa Ranz bakal naik ke SEA jadi di Free Fire Battle Rush dan Free Fire Nusantara Series kami coba untuk mempersiapkan Ranz untuk (menjadi) jauh lebih matang dan beberapa pemain seperti MaaL, Abaay, Dutzz, dan 18Deer kami lebih (persiapkan) ke arah membuat mereka untuk lebih nyaman saat mereka bermain dan lebih menjaga kesehatan,” tuturnya. Lanjut, Coach Adyy menambahkan bahwa kehadiran Ranz didasari oleh bagaimana kondisi tim dari musim-musim sebelumnya.
Dibandingkan dengan para pemain kelima RRQ Kazu sebelumnya, menurut Coach Adyy ada satu strategi yang sulit untuk dijalankan oleh mereka. Namun, ia menganggap bahwa Ranz adalah pemain yang tepat untuk bermain dengan strategi yang ia maksud. “Dari beberapa roster sebelumnya, yang harus digaris-bawahi adalah mereka tipikal (pemain) yang cenderung bermain agresif sebagai rusher pertama (untuk) menjatuhkan lawan tanpa melakukan defense secara krusial. Nah, kami ubah (playstyle-nya) untuk menjadi sebuah (pemain) tanker di mana mereka tidak perlu untuk melakukan pertempuran cukup untuk memulai pertempuran dan membiarkan beberapa teman di belakang untuk melakukan clearance area,” ujar Coach Adyy menambahkan.
“Itu proses adaptasinya agak sedikit rumit dan sulit dari beberapa pemain yang kami punya sebelumnya; Azriel, Kibaa, Ikall dan sebagainya karena itu basic yang hanya dimiliki oleh seorang Razor waktu itu,” jelasnya. “Untuk di season ini, kami mencoba mengubah hal itu saya dan Lorenz (coba) mengubah stigma di mana RRQ kuat (bermain) defensif (tapi) cenderung lemah saat melakukan pergerakan ofensive. Di season kali ini (dengan) masuknya Ranz kami ubah stigma itu di mana pergerakan (pemain) depan jauh lebih agresif daripada pergerakan orang kedua dan orang ketiga bahkan orang terakhir pun kami coba ubah sebagai Sniper multi-role dan multi-position seperti itu,” paparnya.
Ranz Jadi Investasi Coach Adyy Untuk Masa Depan RRQ Kazu
Coach Adyy menekankan bahwa penting untuk meningkatkan daya ledak RRQ Kazu dari segi penyerangan. Menurutnya, selama ini RRQ Kazu dinilai sebagai tim yang hanya memanfaatkan momentum untuk mendapatkan kemenangan. Coach Adyy menilai, jika memang RRQ tidak mendapatkan momentum atau posisi untuk mendapatkan kemenangan, di sanalah para pemain harus berpikir dan berusaha untuk menciptakan momen dan mencari posisi yang tepat untuk bisa mengungguli lawan. Sekali lagi Coach Adyy menegaskan bahwa Ranz, memenuhi syarat sebagai pemain dengan kriteria tersebut.
“Jadi, pergerakan pertempuran yang unpredictable itu akan mempersulit tim lawan. Masuknya Ranz adalah sebagai bahan atau materi baru untuk mengubah stigma RRQ yang dulu di mana RRQ (senang) bermain defensif, kuat untuk bertahan (namun) saat melakukan pertempuran butuh posisi yang bagus baru bisa menang war,” jelas Coach Adyy. “Untuk roster sekarang kami mengubah stigma itu, kami membuat momentum dan menciptakan momentum. Tidak punya posisi? Kami ciptakan posisi.”
“Makanya untuk season ini dan season selanjutnya, Ranz (menjadi) salah satu pemain di dalam roster yang mungkin mengubah gameplay RRQ sebelumnya dari defensif ke ofensive.” Terakhir, Coach Adyy menyatakan bahwa dirinya sudah mengevaluasi seperti apa performa Ranz di beberapa kompetisi pramusim. Menurutnya ada perkembangan pesat di dalam diri Ranz yang membedakannya dengan para pemain RRQ Academy lainnya sehingga terjadi ketimpangan kekuatan.
“Perbedaaan level antara Ranz dengan (para pemain) RRQ Academy itu cukup signifikan. Walaupun Ranz masuk ke RRQ Kazu cuma beberapa bulan bermain di FFCM dan FFBRS, itu membuat Ranz cukup signifikan perkembangannya. Perkembangan yang cukup signifikan ini (membuat) ada jenjang antara Ranz dengan (pemain) Academy membuat pertandingan (mereka) kurang seimbang (kekuatannya),” pungkasnya.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.
Komentar ( 0 )
Please login to write a document.