Pembelian Cepat
5 min reading

Review Week 1 MPL ID S17: RRQ Belum Padu, ONIC Too Strong

Review Week 1 MPL ID S17 lengkap ada di sini.

Mobile Legends | 31 March

2026-03-31T10:38:40.000Z

Gelaran Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia (MPL ID) Season 17 akhirnya resmi dimulai dengan tensi yang langsung memanas. Minggu pertama langsung menyajikan drama yang di luar ekspektasi para penggemar, di mana peta kekuatan tim-tim besar tampak mengalami pergeseran yang cukup signifikan dibandingkan musim sebelumnya.

Jika biasanya minggu pembuka digunakan tim untuk meraba kekuatan lawan, kali ini beberapa tim justru langsung tancap gas dengan performa yang mengejutkan. Sebaliknya, beberapa organisasi besar yang difavoritkan justru tampak kesulitan menemukan ritme permainan terbaik mereka di atas panggung megah MPL Arena.

Dua sorotan utama jatuh pada RRQ Hoshi yang tampil mengecewakan dan ONIC yang tampak masih berada di level yang berbeda. RRQ yang biasanya mendominasi di awal musim, kini harus menerima kenyataan pahit berada di papan bawah klasemen sementara setelah gagal mengamankan satu pun kemenangan di minggu pertama.

Ketimpangan performa ini menjadi bahan diskusi hangat di kalangan komunitas dan analis, terutama mengenai efektivitas roster baru masing-masing tim. ONIC menunjukkan bahwa stabilitas dan tambahan pemain bintang adalah kunci, sementara RRQ masih berkutat dengan masalah adaptasi yang terlihat sangat jelas di setiap pertandingan mereka.

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai apa yang terjadi di Land of Dawn selama Week 1, merangkum bagaimana dominasi "Raja Langit" berbanding terbalik dengan rapuhnya pertahanan "Raja dari Segala Raja" yang masih mencari jati diri mereka.

Ada Apa dengan RRQ? Chemistry yang Masih Menjadi Misteri

Salah satu kejutan terbesar sekaligus kekecewaan bagi para "Kingdom" adalah performa RRQ Hoshi yang tampak belum menyatu. Meskipun menjadi tim pertama yang mengumumkan roster dan memiliki waktu persiapan yang tergolong lebih panjang, RRQ justru harus menelan pil pahit dengan kekalahan beruntun. Di minggu pertama ini, mereka dipaksa tunduk oleh Navi dengan skor 2-0 dan kembali kalah di tangan sang rival abadi, ONIC.

Analis dalam video Breakdown Dunia Games menyoroti bahwa masalah utama RRQ bukanlah pada kemampuan individual pemain, melainkan pada chemistry dan pengambilan keputusan kolektif yang belum matang. Kedatangan pemain baru seperti Super Ken dan Yehezkiel diharapkan membawa angin segar, namun yang terlihat di lapangan justru sebaliknya. RRQ tampak tidak agresif dan sering kali kehilangan momentum saat memasuki fase mid hingga late game.

Kritik tajam sempat tertuju pada Toy, yang dinilai kurang mampu memberikan damage maksimal di momen krusial dan tampak tertekan oleh ekspektasi tinggi dari para pendukung. Hal ini diperparah dengan koordinasi antarlini yang sering kali tidak sinkron saat melakukan inisiasi serangan maupun saat harus bertahan dari gempuran lawan yang bermain lebih disiplin.

Momen yang paling viral di media sosial adalah penampilan Idok saat menggunakan hero Kalea. Fitur Flying Cloud (Awan Kinton) yang seharusnya menjadi alat inisiasi mematikan justru menjadi bumerang. Pergerakan Idok yang hanya berputar-putar di area turet lawan tanpa tujuan yang jelas membuat formasi RRQ menjadi kacau dan sangat mudah dipatahkan oleh tim lawan.

Kegagalan di minggu pertama ini tentu menjadi alarm keras bagi jajaran pelatih RRQ Hoshi untuk segera melakukan perombakan strategi. Jika mereka tidak mampu memperbaiki komunikasi antar pemain dalam waktu singkat, posisi mereka di klasemen akan semakin terancam mengingat tim-tim lain sudah mulai menemukan bentuk permainan terbaik mereka.

Dominasi Mutlak ONIC: Efek Instan Kelra di Land of Dawn

Berbanding terbalik dengan RRQ, ONIC tampil sangat dominan dan tanpa celah sedikit pun. Bergabungnya Kelra sebagai pemain impor asal Filipina terbukti memberikan dampak instan yang luar biasa bagi kekuatan tim. ONIC menyapu bersih kemenangan di minggu pertama tanpa kehilangan satu poin game pun, membuat mereka kokoh di puncak klasemen sementara.

Kekuatan ONIC saat ini tidak hanya terletak pada mekanik tinggi para pemain veteran seperti Kairi dan Kiboy, tetapi juga pada fleksibilitas strategi mereka yang semakin kaya. Masuknya Kelra memberikan warna baru; ia sangat percaya diri dalam melakukan trade kill sejak menit awal, yang membuat lawan sering kali kehilangan mental bertanding sejak fase early game.

Performa Kelra benar-benar menjadi pembeda dalam setiap pertandingan yang dijalani ONIC di minggu pertama ini. Ia mampu menyeimbangkan agresivitas tinggi dengan perhitungan yang sangat matang, sehingga jarang sekali ter-pick off oleh lawan. Kedisiplinan posisi dan akurasi penggunaan skill-nya membuat lini belakang ONIC menjadi area yang sangat menakutkan bagi lawan.

Menariknya, kehadiran Kelra juga membawa atmosfer positif di belakang layar bagi seluruh anggota tim. Ia dikenal sebagai sosok yang hiperaktif dan sangat ramah di backstage, yang secara tidak langsung membantu menjaga moral tim tetap tinggi dan mengurangi tekanan dalam bertanding. Suasana tim yang cair ini menjadi modal penting bagi ONIC untuk terus konsisten di setiap pertandingan.

Dengan kondisi internal yang solid dan performa di lapangan yang sangat disiplin, ONIC seolah mengirimkan pesan kuat kepada tim lain. Mereka masih menjadi kandidat terkuat untuk mempertahankan takhta juara di musim ini. Jika tim lain tidak segera menemukan "resep" untuk meredam keganasan Kelra dan kawan-kawan, gelar juara MPL ID S17 bisa jadi akan kembali jatuh ke tangan sang Raja Langit.

Kejutan dari Tim "Low Tier": Kebangkitan Navi dan Liquid ID

Minggu pertama juga menjadi panggung pembuktian bagi tim-tim yang sebelumnya dianggap sebagai penghuni papan bawah. Navi secara mengejutkan tampil sangat solid dengan mengandalkan chemistry roster mereka yang sudah matang. Penggunaan meta unik seperti kombinasi Marsel dan Faramis terbukti mampu mengacak-acak pertahanan tim besar sekelas RRQ.

Selain Navi, Team Liquid ID (TLID) juga menunjukkan taringnya dengan performa yang sangat spartan. Laga antara TLID melawan Navi disebut-sebut sebagai pertandingan paling seru di Week 1 karena penuh dengan momen comeback yang mendebarkan. Sosok Kyo dari TLID muncul sebagai bintang baru di posisi Gold Lane. Kemampuannya menggendong tim di saat tertekan membuatnya layak disebut sebagai pesaing berat bagi Gold Laner veteran lainnya di liga ini.

Klasemen Sementara dan Harapan di Week 2

Menutup minggu pertama, klasemen sementara menunjukkan dominasi ONIC dan Team Liquid ID di posisi teratas. Di sisi lain, tim-tim besar seperti EVOS Glory dan Bigetron Alpha juga sempat melakukan eksperimen dengan melakukan rotasi roster, namun hasilnya belum sepenuhnya maksimal karena faktor kesehatan pemain dan masalah adaptasi pemain muda dari MDL.

Bagi RRQ, minggu kedua akan menjadi ujian mental yang sesungguhnya. Mereka harus berhadapan dengan Team Liquid ID yang sedang dalam tren positif. Jika mereka kembali kalah, tekanan dari penggemar akan semakin besar dan jalan menuju babak playoff akan semakin terjal. Sementara itu, bagi tim lain, tantangannya adalah mencari cara untuk menghentikan laju cepat ONIC yang saat ini tampak belum tersentuh.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.

Komentar ( 0 )

Please login to write a document.

Artikel Terkait

Sedih, Event Anime Japan 2020 Dibatalkan Karena Bahaya Corona Virus!

Anime & Manga | 02 March

Baru Seminggu Dirilis Pokemon Master Raup Keuntungan Rp365 Miliar!

Berita | 10 September

10 Fakta Welt Yang Honkai Star Rail, Orang Jenius yang Dulunya Animator

Games | 22 April

Menangkan Turnamen Street Fighter 6, One Man Aron Berangkat ke EVO Japan 2024!

Esports | 10 March

Bad Robot dari J.J. Abrams Akan Memproduksi Film Live Action Hot Wheels

Berita | 26 April

Fortnite Update 31.10: Tanggal Rilis, Fitur & Perubahan

Fortnite | 09 September

Kagendra Sebagai Perwakilan Indonesia akan Melawan PRHS di 8 Besar CDFI 2023

Berita | 21 November

ONIC Lolos Playoff MPL PH S15, Susul Team Liquid PH dan AURORA

Mobile Legends | 04 April