Si Humoris CW Merasa Kosong Usai Raja Langit Tumbang di Playoff MPL ID S14 Bandung
CW terkenal sebagai player yang sering melempar pantun dan tebak-tebakan di atas panggung. Namun, si pria humoris itu mengungkapkan perasaannya yang tak biasa.
Mobile Legends | 24 October
Oleh Haris Firmansyah
Kekalahan adalah bagian tak terpisahkan dari setiap pertandingan, namun bagi para pemain profesional, rasanya bisa jauh lebih menyakitkan. Salah satu momen yang menyentuh di playoff MPL ID S14 Bandung adalah saat FNOC CW, pemain andalan Fnatic ONIC, mengungkapkan perasaannya setelah timnya tersingkir dari kompetisi oleh Geek Fam.
CW terkenal sebagai player yang sering melempar pantun dan tebak-tebakan di atas panggung. Namun, si pria humoris itu mengungkapkan perasaannya yang tak biasa, "Sekarang gak berasa apa-apa sih, sekarang masih kosong aja, mungkin kalau sudah di kamar sendiri baru kerasa kali ya," tuturnya.
Ungkapan ini menunjukkan betapa sulitnya bagi seorang player untuk menerima kenyataan pahit setelah berjuang keras di arena kompetisi. Bagi CW, momen ini mungkin baru akan terasa ketika ia berada dalam kesendirian, jauh dari keramaian dan sorakan penonton.
Dalam dunia esports, faktor mental sering kali menjadi penentu dalam performa tim. Ketika ditanya apakah faktor mental yang frustasi dan kelelahan berkontribusi pada kekalahan ONIC melawan Geek, CW menjawab dengan tegas, "Menurut gue, tadi memang Geek lebih bagus, mereka nerapin meta high ground mereka dan itu berhasil."
Di sini, CW menunjukkan sikap profesionalnya dengan mengakui keunggulan lawan, alih-alih menyalahkan kondisi mental atau fisik timnya.
Kekalahan ONIC di playoff ini juga menggambarkan bagaimana pentingnya adaptasi dan strategi dalam esports. Geek Fam berhasil menerapkan strategi high ground yang efektif, yang terbukti sangat menguntungkan. CW menilai bahwa eksekusi dan penerapan strategi oleh Geek lebih baik dalam pertandingan tersebut.
Sebagai juara MPL ID empat musim berturut-turut, pulang di hari pertama playoff adalah momen yang tak biasa bagi para penggawa Raja Langit, tak terkecuali CW. Kekalahan pertama di playoff ini tentu meninggalkan kesan mendalam bagi CW dan tim ONIC. Namun, pengalaman ini juga menjadi pelajaran berharga untuk menghadapi pertandingan di masa depan. Semoga CW dan timnya dapat bangkit dan kembali lebih kuat.
Komentar ( 0 )
Please login to write a document.