Pangeran yang Terbuang, Inilah 10 Fakta Zuko di Avatar: The Last Airbender
Berikut ini adalah fakta Zuko di Avatar: The Last Airbender. Penasaran? Ini ulasan lengkapnya untuk dibahas bersama-sama gengs soal ini.
Anime & Manga | 09 February
Oleh Imadudin R A
Dalam dunia animasi, karakter Zuko dari serial Avatar: The Last Airbender telah memukau penonton dengan perjalanan karakter yang mendalam. Artikel ini akan membahas fakta-fakta menarik yang melibatkan Zuko, sang pangeran yang kompleks dan penuh tantangan. Dari awal sebagai antagonis hingga transformasinya menjadi pahlawan yang dicintai, Zuko menawarkan pemirsa perjalanan emosional yang luar biasa.
Salah satu fakta menarik adalah hubungan yang rumit dengan ayahnya, Fire Lord Ozai, yang memainkan peran penting dalam perkembangan Zuko. Selain itu, keterlibatannya dalam Agni Kai, pertarungan tradisional Negara Api, memberikan wawasan lebih dalam tentang karakternya.
Inilah 10 fakta Zuko di Avatar: The Last Airbender. Berikut pembahasan lengkapnya untuk kita bahas bersama-sama.
1. Karakter Pertama yang Dapat Solo Episode
Sepanjang seri, semua karakter utama mendapatkan sorotan pada satu titik. Mereka masing-masing memiliki petualangan sendiri yang terpisah dari alur utama dengan Aang.
Yang mungkin tidak disadari beberapa penggemar saat terjerat dalam cerita, adalah bahwa Zuko karakter pertama yang memiliki episode sepenuhnya didedikasikan untuknya sendiri.
Episode tersebut adalah Zuko Alone ketika Zuko memutuskan bahwa dirinya dan pamannya harus berpisah. Dalam episode ini, penonton menyaksikan sisi yang lebih dalam dari konflik internal Zuko dan memahami lebih banyak tentang perjalanan pribadinya yang kompleks. Keputusan Zuko ini menandai momen kunci dalam pengembangan karakter yang menarik dalam Avatar: The Last Airbender.
2. Asal Muasal Spirit Mask Miliknya
Penggemar dengan cepat menyadari bahwa topeng Blue Spirit milik Zuko bukanlah satu-satunya yang ada. Topeng itu muncul di beberapa tempat di seri ini, namun komik mengungkapkan dari mana asalnya topeng tersebut.
Ibunya Zuko, Ursa, memiliki lukisan di kamarnya yang menyembunyikan ruang tersembunyi di belakangnya. Di dalamnya terdapat koleksi topeng dari acara Love Amongst The Dragons yang beberapa kali disebutkan oleh Zuko dalam seri. Salah satu topeng di sana ternyata adalah topeng Blue Spirit.
Penemuan ini menghadirkan lapisan kedalaman pada karakter Zuko dan menggambarkan hubungan yang lebih mendalam antara karakter dan elemen-elemen dunia Avatar yang mengitarinya.
3. Warna Rambutnya Berbeda-beda
Fakta menarik ini bisa disebabkan oleh kesalahan atau mungkin perubahan kecil dalam gaya animasi antara pekerjaan pada musim pertama dan kedua dari acara ini.
Pada musim pertama, yang dikenal sebagai Book One: Water, rambut Zuko berwarna hitam, selalu dikuncir. Warna tersebut tetap sama sepanjang musim, tetapi ketika ia pertama kali muncul di musim kedua, Book Two: Earth, warna rambutnya berubah menjadi coklat gelap. Warna coklat gelap ini tetap konsisten sepanjang sisa seri.
Perubahan ini mungkin terjadi karena evolusi seni animasi atau keputusan kreatif, menciptakan nuansa unik dalam penggambaran karakter Zuko sepanjang perjalanannya. Meskipun kecil, perbedaan ini menambah dimensi menarik dalam observasi terhadap perubahan desain karakter di Avatar: The Last Airbender.
4. Raja Api Termuda
Mudah untuk melupakan usia karakter utama dalam Avatar: The Last Airbender, tetapi sebenarnya Zuko baru berusia enam belas tahun pada saat seri berakhir. Sulit dipercaya, mengingat segala yang telah dialaminya. Usia muda Zuko dalam seri membuatnya menjadi Raja Api termuda yang pernah memegang takhta.
Fakta ini menggarisbawahi kontrast antara tanggung jawab berat yang diemban Zuko sebagai seorang penguasa. Pemirsa dapat mengapresiasi kedewasaan karakter ini dalam menghadapi tantangan besar dan menjalani perjalanan kepahlawanan yang luar biasa.
5. Sosok yang Sangat Butuh Saran
Dikarenakan Zuko adalah Raja Api termuda yang duduk di singgasana, tidak mengherankan jika dia merasa terdorong untuk mencari nasihat sesekali. Kejutan sebenarnya adalah siapa yang dijadikan tempat Zuko untuk meminta saran.
Jelas, Zuko sangat mengandalkan Paman dan teman-temannya. Namun, sekali atau dua kali, Zuko bahkan meluangkan waktu untuk mengunjungi ayahnya di penjara dan meminta saran darinya meski kadang itu tidak berhasil.
Hubungan kompleks antara Zuko dan ayahnya menambah dimensi emosional pada karakternya, menunjukkan ketegangan dan keinginan untuk memahami aspek-aspek sulit dalam hidupnya.
6. Ibunya Membunuh Raja Api Sebelum Ozai
Saat kita membahas tentang Ursa, tahukah kamu alasan sebenarnya mengapa dia terpaksa meninggalkan Kerajaan Api? Ternyata, perannya lebih besar daripada yang kita sadari sebelumnya, dan ia melakukannya demi cinta kepada keluarganya.
Baca Juga:
- 21 Film Dokumenter Terbaik yang Bisa Kamu Saksikan di Netflix Saat Ini
- Selain Ice Cold: Jessica Wongso, ini 4 Film Dokumenter Netflix yang Fenomenal
- 7 Fakta Film Dokumenter Ice Cold, Murder, Coffee, and Jessica Wongso
Ketika dia mendengar dari Azula bahwa Raja Api Azulon sedang mempertimbangkan membunuh Zuko untuk menghukum Ozai, dia segera mengonfrontasi Ozai untuk mendapatkan kebenaran. Tanpa ragu, dia menawarkan untuk membunuh Raja Api Azulon untuk memastikan keselamatan anak mereka dan kenaikan Ozai ke tampuk kekuasaan. Ozai setuju, dengan syarat bahwa setelah selesai, Ursa harus pergi dan tidak pernah kembali.
Kisah tragis ini menyoroti pengorbanan Ursa demi keluarganya, menambah kedalaman pada narasi kelam di balik politik dan intrik dalam Avatar: The Last Airbender.
7. Punya Sebuah Keinginan Menarik
Zuko harus tumbuh di bawah bayang-bayang ayahnya dan kemudian hidup dengan kehancuran yang ditinggalkan oleh ayahnya, jadi tidak mengherankan jika Zuko merasa sangat takut bahwa suatu hari nanti dia akan menjadi seperti ayahnya. Bagaimanapun juga, dia menyaksikan Azula melakukan hal tersebut.
Karena ketakutannya, Zuko meminta Aang membuat janji padanya, dia meminta Aang membunuhnya jika suatu saat dia merasa dirinya mulai menjadi seperti Ozai. Meskipun Aang dengan enggan membuat janji itu, untungnya itu bukan janji yang pernah harus dia penuhi.
Permintaan Zuko mencerminkan kompleksitas konflik batinnya dan keinginannya untuk melangkah dari bayang-bayang kekejaman ayahnya. Hubungan ini menyoroti tema kepahlawanan dan pertumbuhan karakter yang memikat dalam Avatar: The Last Airbender.
8. Buyutnya Seorang Avatar yang Luar Biasa
Fakta lain yang mungkin terlewat adalah bahwa Zuko sebenarnya memiliki hubungan dengan seorang Avatar. Dalam salah satu episode kilas balik dari seri The Avatar and the Fire Lord, terungkap bahwa kakek buyut Zuko, Fire Lord Sozin, pernah bersahabat dengan Avatar pada masanya, yaitu Roku.
Ini tentunya sebuah rahasia yang lebih besar yang datang dari pamannya yaitu Iroh. Ternyata, kakek buyut Zuko adalah Sozin, tentu saja, tetapi itu dari pihak ayahnya. Dari pihak ibunya? Kakek buyutnya adalah Avatar Roku.
9. Bekerjasama dengan Kriminal
Saat Zuko masih mencari Avatar, dia bersedia bekerja dengan orang-orang yang sangat tidak bermoral, mulai dari bajak laut, pencuri, bahkan pembunuh dan pembunuh bayaran. Baiklah, kita semua tahu tentang pembunuh bayaran yang disewa Zuko. Tapi, ada satu lagi!
Ya, bajak laut yang bekerja sama dengan Zuko merupakan penjahat juga yang tidak boleh diremehkan. Di awal seri, Zuko benar-benar berambisi menangkap Avatar untuk kebanggaan sehingga dia rela melakukan berbagai cara.
10. Pengisi Suara Zuko dan Cucunya Sama
Dante Basco mendapat kesempatan besar dengan perannya sebagai Rufio di film Hook pada awal tahun '90-an. Sejak itu, dia telah melakukan banyak pekerjaan pengisi suara selain peran live action-nya. Namun, Zuko bukanlah peran satu-satunya dalam franchise Avatar bagi Basco.
Basco juga kembali memberikan suaranya untuk karakter lain di Legend of Korra. Dia mengisi suara General Iroh, cucu Zuko yang dinamai seperti pamannya, dan merupakan jenderal termuda dalam United Forces sepanjang sejarah.
Nantikan informasi seputar game lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya.
Kamu juga bisa beli voucher untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games!
Komentar ( 0 )
Please login to write a document.