Pembelian Cepat
2 min reading

Indikator Kuat yang Membuat Dewa Kipas Dianggap Sebagai Cheater

Inilah alasan mengapa Dewa Kipas bisa dianggap sebagai cheater oleh Chess.com. Ternayta ada tiga indikatornya, lho!

Games | 22 March

2021-03-20T20:00:39.000Z

Drama antara Dewa Kipas dan GothamChess memang menjadi topik hangat di Indonesia. Akun Dewa Kipas yang dimainkan Dadang Subur telah di-banned oleh Chess.com karena dianggap telah melanggar aturan game dengan menggunakan aplikasi pihak ketiga.

Sedangkan, Pak Dadang sendiri mengatakan kalau dirinya tidak menggunakan cheat sama sekali ketika bermain Chess.com. Meski Pak Dadang sudah mengatakan demikian, Chess.com sendiri tidak tetap berteguh kepada sistemnya yang mendeteksi adanya kecurangan dalam akun Dewa Kipas. 

Sebelum membahas ke alasan mengapa akun Dewa Kipas bisa dianggap cheater, ada kalanya kamu harus tahu bagaimana cara kerja sistem Chess.com memblokir akun. 

Chess.com sendiri memiliki tujuh orang yang bekerja di dalam tim Fair Play. Orang-orang ini adalah para ilmuwan statistik yang bertugas memeriksa detail kepada para akun sebelum mereka ditutup atau diblokir. 

Tim ini bekerja secara independen dan bukan berdasarkan kepada laporan dari banyak orang, termasuk komunitas tertentu. Sehingga, bisa dipastikan kalau diblokirnya akun Dewa Kipas murni tindakan dari para tim Fair Play Chess.com.

Nah, Kenapa akun Dewa Kipas bisa dianggap cheater oleh Chess.com? Buat kamu yang belum tahu alasannya, berikut adalah beberapa indikatornya. 

1. Punya Akurasi Rata-rata di Atas 90 Persen

Indikator pertama yang membuat Dewa Kipas dianggap sebagai cheater adalah akurasi pergerakannya yang di atas pecatur normal. Langkahnya ini dianggap sebuah bot yang bahkan tidak mungkin dilakukan oleh manusia. 

Tingkat akurasinya mampu mengalahkan atlet catur peringat atas Indonesia, yaitu Grandmaster Susanto Megaranto dengan 94,4 hingga 95,3 persen. Dengan statistik seperti ini, tentu tim anti-cheating dari Chess.com akan menganggap kalau Dewa Kipas adalah seorang cheater.

2. Menang 27 Game Beruntun Setelah Kalah 2 Game

Indikator kedua yang membuat Dewa Kipas dianggap sebagai cheater adalah kemenangan yang didapatnya setelah dikalahkan sebanyak dua kali. GothamChess begitu curiga karena akun Pak Dadang mendapatkan 27 kali kemenangan setelah kalah dari dua game dengan tingkat akurasi 35 persen dan delapan persen. 

Kemenangan beruntun ini tentu menjadi faktor yang kuat bagi sistem di Chess.com mengingat Dewa Kipas ini adalah bukan pemain profesional yang memiliki database untuk bisa diketahui dari mana asalnya.

3. Punya Grafik Permainan yang Stabil Seperti Garis Datar

Sumber: Kompas.id

Sumber: Kompas.id

Pada umumnya, setiap pemain catur memiliki grafik permainan yang bisa diketahui melalui sistem. Pemain normal akan memiliki grafik naik turun selayaknya sebuah gunung atau lembah. Namun, Dewa Kipas tidak demikian. Mulai dari tanggal 22 Februari hingga 2 Maret 2021, grafik permainannya tidak wajar.

Grafik permainannya menyerupai garis datar yang bahkan bisa mencapai tingkat akurasi melangkah sebesar 99,5 hingga 100 persen. 

Grafik itu sangatlah aneh dibanding milik WGM/IM Irene Kharisma Sukandar dan Susanto,” kata Hero Darmanto selaku ahli teknologi informasi PB Percasi yang dilansir dari Kompas.

Nah, itulah indikator-indikator yang membuat akun Dewa Kipas dianggap sebagai cheater. Nantikan informasi seputar game lainnya serta jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games untuk update info yang tak kalah menarik.

Kamu juga bisa beli voucher untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.

Baca Juga >> 5 Game Bulu Tangkis Terbaik di Android, Yuk Rasakan Jadi Atlet Profesional!

Sumber gambar utama: YouTube Deddy Corbuzier

Komentar ( 0 )

Please login to write a document.

Artikel Terkait

Dunia Games PLAYFROMHOME #DIRUMAHAJA Periode 22 Desember 2020, Jangan Kelewatan!

Event | 22 December

10 Fakta Dallas James Liu Pemeran Zuko, Keturunan Indonesia?

Movie | 04 February

10 Series Terbaik Netflix Rilis di Februari 2023 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan

Movie | 30 January

Aura Fire Trolling, Qeira Hanya Berganti Nama Jadi "Fluffy"

Mobile Legends | 05 January

Rekap PMSL SEA Summer 2025: Vampire Kuasai Super Weekend W1!

PUBG | 08 June

Cara Download Oblivion Remaster di PS5, Jangan Bingung Lagi!

Games | 23 April

Sebelum Beli, Ketahui 5 Perbedaan PS4 Pro dengan PS4 Biasa di Sini!

Games | 08 May

Rekap Pertandingan FFML Season V Divisi 1 Week 1

Free Fire | 21 February